SUARA INDONESIA

Pemkab Probolinggo Tutup Tiga Tempat Karaoke Ilegal, Ada yang Berkedok Kafe

Lutfi Hidayat - 28 June 2024 | 13:06 - Dibaca 1.50k kali
News Pemkab Probolinggo Tutup Tiga Tempat Karaoke Ilegal, Ada yang Berkedok Kafe
Perugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo memasang banner penutupan tempat karaoke. (Foto: Lutfi Hidayat/Suaraindonesia.co.id)

SUARA INDONESIA, PROBOLINGGO - Pasca adanya laporan masyarakat, Pemkab Probolinggo menyegel 3 tempat karaoke tak berizin, Jumat pagi (28/6/2024).

Penyegelan dilakukan oleh sejumlah personel Satpol PP di Desa Pabean, Kecamatan Dringu dengan memasang banner bertuliskan "Tempat usaha ini ditutup sementara".

Terungkap, bahwa tempat karaoke ilegal itu, berkedok kafe untuk mengelabui petugas. Camat Dringu Heri Mulyadi bersama personel Satpol PP mendatangi lokasi karaoke ilegal di jalan Daendels yang merupakan jalur alternatif di sisi utara jalur pantura.

Di lokasi pertama, petugas mendapati ada 4 kamar karaoke, pada setiap kamar terdapat kursi dan alat karaoke. Sedangkan di lokasi kedua, selain 2 kamar karaoke juga terdapat warung minuman di area tersebut. Kedua tempat karaoke tersebut diketahui milik 1 orang.

Pemilik tempat karaoke itu, Yulian Wibowo mengaku telah mengantongi surat izin. Dia berdalih sudah mengurus izin usahanya ke Pemkab Probolinggo sejak 4 tahun lalu.

"Tapi karena ini ditutup, saya akan mengurus ke pihak terkait," ucapnya.

Petugas kemudian berpindah ke lokasi ketiga. Mereka menyusuri jalan berbatu tanpa aspal menuju tempat karaoke ilegal yang berada di tengah sawah.

Sayangnya, pemilik karaoke tidak berada di lokasi. Di lokasi terakhir ini terdapat 7 kamar dengan kondisi pintu digembok. Petugas tak bisa masuk ke kamar karaoke untuk melakukan pemeriksaan.

Namun, selang beberapa saat seorang pria yang mengaku sebagai petugas keamanan lokasi tersebut, datang dan bersedia menandatangani surat persetujuan penutupan tempat usaha tersebut.

Camat Dringu Heri Mulyadi menyebut jika penutupan 3 tempat karaoke ilegal itu berdasarkan perintah Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto.

"Kami menyegel (tempat) ini untuk menjaga keamanan dan kondusivitas," jelas Heri.

Dia menambahkan, beberapa tempat usaha yang disegel/tutup itu telah memiliki izin. Tapi izin tersebut bukan untuk tempat karaoke, melainkan untuk usaha kafe yang tidak menyediakan tempat karaoke. "Silakan mengurus (izin-red) kembali ke kami," tegas Heri.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (Kabid Gakka Perda) Satpol PP Kabupaten Probolinggo Sumarto, mengatakan usaha tempat minuman atau makanan tidak sama dengan tempat karaoke yang terpisah-pisah menjadi beberapa kamar.

"Awalnya mereka itu mengurusi izin tempat usaha kafe, lalu berubah jadi tempat karaoke," ungkapnya.

Pemkab Probolinggo berkomitmen akan menindak tegas tempat usaha atau hiburan malam ilegal. Petugas juga akan melakukan penyegelan dan penutupan jika didapati ada tempat karaoke berkedok kafe atau sejenisnya.(*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV