SUARA INDONESIA

Belasan Armada Bus Angkut Kepulangan Jemaah Haji Asal Pemalang

Ragil Surono - 03 July 2024 | 13:07 - Dibaca 939 kali
News Belasan Armada Bus Angkut Kepulangan Jemaah Haji Asal Pemalang
Armada bus pengangkut jemaah haji asal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. (Foto: Ragil/Suara Indonesia)

SUARAINDONESIA, PEMALANG- Ratusan jemaah haji asal Pemalang, Jawa Tengah, yang terbagi dalam tiga kloter, yaitu kloter 31, 32 dan 33, telah sampai dengan selamat, awal pekan ini. Menggunakan 19 armada bus, rombongan telah sampai di kampung halaman untuk pulang ke rumah masing-masing.

Sebelumnya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang, diminta mengecek kondisi kendaraan bus yang digunakan, karena harus sesuai standar keselamatan dan kenyamanan.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, harus ada pengecekan secara terperinci kondisi bus yang akan mengangkut jemaah. Seperti, kondisi mesin, kabin hingga kursi penumpang.

Menurutnya, jemaah harus mendapatkan fasilitas istimewa. Baik pada saat pemberangkatan maupun kepulangan. "Kami memeriksa kelayakan armada bus sebelum pemberangkatan, melalui Kemenag Pemalang," tuturnya, belum lama ini.

Dari jadwal Kemenag, jemaah haji Pemalang di Embarkasi Solo, kloter 31 akan dipulangkan Minggu 30 Juni 2024 pukul 23.45 waktu Mekkah. Sampai Indonesia diperkirakan Senin 1 Juli 2024, sekitar pukul 17.45 Wib.

Dilanjutkan kloter 32 dan 33 pada 1 Juli pukul 07.15 pagi waktu Mekkah dan 13.20 siang. Sampai tanah air pada Selasa 2 Juli 2024 pukul 00.34 dini hari. Sedangkan kloter terakhir pukul 06.40 Wib.

Dalam perjalanan pulang ke Pemalang, satu unit armada bus ada yang mengalami kempes ban dan sedikit bermasalah pada kendaraan. Namun, problem itu dapat teratasi segera oleh mekanik bus yang sudah bersiaga mengantisipasi munculnya kendala.

Pengurus armada bus, Pungky mengatakan, dari 19 armada tidak ada yang mengalami masalah dalam perjalanan. Baik saat pemberangkatan maupun kepulangan para jemaah. "Hanya mengalami kempes ban. Dan kita tangani hanya beberapa menit," tuturnya.

Menurutnya, terkait indikator amper mesin yang menyala, hal itu wajar terjadi pada armada bus yang dalam kondisi jalan menanjak.

"Ketika ada indikator mesin menyala, sopir kami langsung menghubungi mekanik. Namun, dikatakan itu wajar dan akan kembali normal ketika berada pada posisi jalan landai," jelasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ragil Surono
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV