SUARA INDONESIA

Nelayan di Pemalang Larung Tiga Kepala Kerbau saat Prosesi Sedekah Laut 2024

Ragil Surono - 07 July 2024 | 18:07 - Dibaca 1.67k kali
News Nelayan di Pemalang Larung Tiga Kepala Kerbau saat Prosesi Sedekah Laut 2024
Kepala kerbau sesaji yang selalu ada dalam acara sedekah laut atau Baritan di Asemdoyong, Pemalang. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, PEMALANG - Ratusan kapal nelayan berbagai ukuran yang sarat penumpang, mengikuti rangkaian acara larung sesaji atau lebih dikenal dengan nama Baritan.

Acara tersebut merupakan rangkaian,acara sedekah laut yang dilaksanakan setiap Sura di Pantai Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2024).

Baritan ini merupakan perwujudan rasa syukur atas melimpahnya hasil tangkapan para nelayan, juga sebagai sarana doa memohon keselamatan kepada Yang Maha Kuasa.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat, melepas tiga kapal kecil yang berisi hasil bumi, serta tiga kepala kerbau yang selalu ada dalam Upacara Pelepasan Ambeng Laut di TPI Asemdoyong, Kecamatan Taman.

Selain sebagai wujud rasa syukur dan doa, Mansur mengatakan, upacara ambeng laut merupakan tradisi adat yang telah berlangsung turun temurun. Biasanya diselenggarakan nelayan setiap bulan Sura.

“Upacara ambeng laut ini merupakan tradisi adat turun temurun dan mengandung makna budaya, sosial dan religius,” kata Mansur.

Dia menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tradisi adat budaya Jawa kepada generasi muda di tengah-tengah gempuran budaya asing yang begitu populer belakangan ini.

Agar tradisi dan adat ini tidak tergerus perkembangan zaman, Mansur berharap, masyarakat pesisir mampu melestarikan tradisi ini serta memaknai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, sebagai sebuah norma sosial yang dihormati dalam hidup bermasyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, sehingga terwujud rasa saling peduli sesama warga, sehingga kita juga dapat melanjutkan pembangunan di segala aspek untuk Kabupaten Pemalang,” pungkas Mansur.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara, Murino menuturkan, acara Baritan sudah menjadi tradisi dari nelayan Desa Asemdoyong. Dan pada 2024 ini, merupakan sedekah laut yang ke-66 diselenggarakan, serta selalu menjadi kebanggaan warga untuk melestarikannya.

“Seluruh nelayan Asemdoyong berpartisipasi mengumpulkan dana untuk kegiatan Baritan ini,” ujar Murino.

Setiap diadakan upacara Baritan ini, selalu ramai dikunjungi oleh warga sekitar Desa Asemdoyong dan para pengunjung dari desa lain. Warga yang datang, biasanya diberi kesempatan oleh nelayan setempat untuk menaiki perahu yang sudah dihias sedemikian rupa. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Ragil Surono
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV