SUARA INDONESIA

Tingkat Kelahiran Bayi di Kabupaten Blitar Menurun

Arik Susanto - 09 July 2024 | 17:07 - Dibaca 1.45k kali
News Tingkat Kelahiran Bayi di Kabupaten Blitar Menurun
Ilustrasi bayi. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, BLITAR - Selama 14 tahun terakhir, tingkat kelahiran bayi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menurun drastis. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar jumlah kelahiran bayi pada tahun 2023 hanya mencapai 12.611 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati mengatakan, sejak empat tahun terakhir ini tingkat kelahiran bayi berkurang seribu jiwa setiap tahunnya. Ia menyebutkan, pada tahun 2020 angka kelahiran bayi di Kabupaten Blitar masih mencapai 15.495 jiwa. 

Lalu pada tahun 2021 berjuang, menjadi 14.065 jiwa. Kemudian pada tahun 2022 jumlahnya kembali berkurang menjadi 13.028 jiwa dan pada tahun 2023 tercatat angka kelahiran bayi hanya mencapai 12.611 jiwa.

"Kami mencatat dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan sebanyak 1.000 jiwa. Bahkan pada tahun 2024 ini, hingga pertengahan jumlah kelahiran bayi di Blitar masih mencapai 5.703 jiwa," katanya.

Christine menyebut ada beberapa faktor yang membuat angka kelahiran bayi di Kabupaten Blitar menurun. Diantaranya keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) hingga tren pasangan muda yang enggak memiliki anak. 

Adanya pola pikir pasangan muda ini, akan berdampak pada rendahnya tingkat pertumbuhan penduduk. Banyak alasan yang melatarbelakangi pasangan muda enggan memiliki anak terlebih dahulu, mulai dari belum siapnya psikologis hingga belum stabilnya ekonomi mereka.

"Kondisi seperti ini memang sedang dialami oleh negara maju. Angka pernikahan dan kelahiran bayi sangat rendah. Dikhawatirkan penerus pemerintahan dan segala bidang sangat kurang," ujarnya.

Untuk memecahkan masalah ini, Dinkes akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Dr. Christine memprediksi fenomena ini masih akan terlihat dalam kurun waktu 10-15 tahun ke depan. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Arik Susanto
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV