SUARA INDONESIA

Peringatan Satu Suro di Desa Tritih Lor Cilacap Disambut dengan Pagelaran Budaya dan Tasyakuran

Satria Galih Saputra - 09 July 2024 | 22:07 - Dibaca 1.50k kali
News Peringatan Satu Suro di Desa Tritih Lor Cilacap Disambut dengan Pagelaran Budaya dan Tasyakuran
Warga Desa Tritih Lor, Cilacap saat mengadakan makan bersama atau tasyakuran di panembahan tunggul wulung dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. (Foto: istimewa)

SUARA INDONESIA, CILACAP - Masyarakat Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyambut satu suro dengan pagelaran budaya dan ziarah massal disertai tasyakuran di sebuah panembahan yang ada di wilayah desa setempat. 

Adapun tradisi tahunan turun temurun ini digelar selama tiga hari dimulai tanggal 9-11 Juli 2024. Kegiatan diawali dengan ziarah massal yang dilakukan oleh warga sekitar. Antusias warga terlihat dalam menyambut Tahun Baru Islam di desanya tersebut.

Dalam ziarah massal di panembahan tunggul wulung pada Selasa (9/7/2024), masyarakat tidak hanya melakukan doa bersama, namun juga makan bersama di area panembahan tersebut. 

Ada yang menarik saat makan bersama. Dimana makanan berupa hasil bumi seperti nasi, sayur mayur, ayam goreng dan lain-lain ini dituang diatas daun pisang yang telah dipersiapkan sebelum disantap. 

Makanan tersebut diketahui dibawa oleh masing-masing warga saat berkunjung ke panembahan, kemudian disantap bersama-sama setelah melakukan doa bersama.

"Kegiatan ini sudah menjadi tradisi turun-temurun dalam rangka nguri-nguri budaya memperingati Tahun Baru Islam atau Suro dengan mengadakan syukuran, makan bersama di pelataran atau aula panembahan tunggul wulung," ujar Kepala Desa Tritih Lor Sujud saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Sujud melanjutkan, kegiatan rutinan yang digelar setiap tahun ini merupakan tradisi yang baik, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan ramhat dan nikmat yang diberikan kepada warga masyarakat, khususnya di Desa Tritih Lor.

"Kebetulan tahun ini diadakan dengan meriah karena ada pagelaran budaya untuk hiburan masyarakat diantaranya kuda lumping selama tiga hari, tongklek dan wayang kulit persembahan Ki Dalang Miskun. Jadi selain hiburan, ini ada juga kaitannya dengan rasa syukur kita," kata Mantan Kadus ini.

"Harapannya Desa Tritih Lor semakin maju, khususnya dalam bidang pembangunan maupun yang lainnya. Kemudian masyarakatnya lebih sejahtera dan semakin kompak serta guyub rukun. Dan mudah-mudahan kita bisa melaksanakan setiap tahun," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Satria Galih Saputra
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV