SUARA INDONESIA

Siap Hadapi Porprov, FAJI Purworejo Gelar Kejurkab Arung Jeram U23

Widiarto - 21 November 2021 | 19:11
Olahraga Siap Hadapi Porprov, FAJI Purworejo Gelar Kejurkab Arung Jeram U23

PURWOREJO - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Arung Jeram U23 di Tempuran Mas sungai Bogowonto Desa Loano, Kecamatan Loano, pada Minggu (21/11/2021) disela-sela kesibukan.

Kejurkab yang diikuti oleh 18 tim baik putra maupun putri itu dilaksanakan untuk seleksi atlit arung jeram di Kabupaten Purworejo dalam menghadapi Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) yang rencana akan diselenggarakan pada tahun 2022 mendatang.

Ketua panitia Kejurkab arung jeram U23, Saeful Mujab mengatakan, ada dua nomor yang dipertandingkan dalam Kejurkab arung jeram U23 itu yaitu nomor sprint dan head to head.

No sprint yaitu untuk melihat kecepatan dan ketrampilan dalam dayun dab head to head yaitu dua tim yang dilawankan, seperti tim B dan tim B hingga muncul tim yang kuat sampai babak final. 

"Selain itu ada nomor persahatan atau nomor eksebisi water rescue dimana kita mengundang atau mengajak beberapa organisasi relawan di Purworejo yaitu sebagai sarana untuk latihan, dimana saat ini sudah mulai masuk musim penghujan biasanya Purworejo sering dilanda banjir makanya kita mengajak teman-teman relawan sebagai sarana berlatih juga untuk belajar bersama," katanya, saat ditemui disela Kejurkab.

Disebutkan, ada 18 tim yang mengikuti Kejurkab arung jeram U23 itu, yaitu 6 tim untuk nomor putra, 4 tim untuk nomor putri dan 8 tim untuk nomor water rescue.

"Ini sudah dua kali laksanakan selama kepengurusan, yaitu ditahun 2019 dan tahun 2021 ini. Kita tidak mesti setiap tahun mengadakan karena tergantung dari program kerja dari FAJI Kabupaten Purworejo dan melihat agenda dari FAJI propinsi Jawa Tengah, karena jika di FAJi ajawa tlTengah tidak ada kompetisi maka kami mengadakan kegiatan supaya anak -anak tidak jenuh dan sedikit refresing yaitu belajar bagaimana mengikuti sebuah perlombaan," ujarnya.

Perlombaan itu, lanjutnya, juga dilakasanakan untuk mencari bibit-bibit atlit baru, dengan melihat potensi dari setiap club dari setiap tim yang nanti akan direkrut menjadi atlit Kabupaten Purworejo dan masuk dalam pusat latihan arum jeram FAJI Kabupaten Purworejo. 

"Ini juga  untuk mempersiapkan diri dimana ditahun 2022 mendatang akan ada Pekan Olahraga Propinsi (Prorprov) dan kita ingin mempersiapkan jauh-jauh hari dari sekarang," jelasnya.

Dikatakan, saat ini FAJI Purworejo sudah mempunyai 3 binaan SMK dan 1 universitas yang sering diajak dalam kegiatan arung jeram yaitu UMP. 

"Harapannya nanti akan muncul atlit -atlit yang baru yang berlaga tidak hanya sampai di propinsi bahkan sampai nasional maupun dunia. Dimana saat ini sudah ada dua atlit dari Faji Kabupaten Purworejo yang mengikuti training center atlit arum jeram Jawa Tengah yang akan berlaga diajang Kejurnas arum jeram di Sungai Way Besai, Lampung. Keduanya yakni Boban Nur Zakman dari SMK Ma’arif NU 1 Bener dan Ela Kurnia Sari  dari Universitas Muhammadiyah Purworejo prodi Manajement yang juga alumni SMK Ma'arif NU 1 Bener. 

Ketua KONI Kabupaten Purworejo Sumaryanto, mengatakan, seiring dengan rencana bidang olah raga masuk ke dalam Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, pengembangan olah raga arung jeram akan masuk dalam olah raga wisata atau sport tourism yaitu memadukan arung jeram dengan pesona sungai Bogowonto.

“Kami siap mendukung bila nantinya olah raga berada di bawah naungan Dinparbud. Tapi bukan berupa materi melainkan dari sisi SDM,” katanya.

Sumaryanto pun bangga dengan FAJI Kabupaten Purworejo yang telah menyumbangkan banyak medali dalam beberapa kejuaraan baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Hal itu membawa kebanggaan bagi KONI Purworejo karena FAJI Kabupaten Purworejo memulai usaha dari nol dan ssmpai sekarang bisa berprestasi,” ujarnya.

Sekdes Desa Loano Erwan Wirodilogo, menyampaikan apresiasi dan rasa terhormat atas diadakan Kejurkab U23 di Desa Loano 

“Tempat ini juga akan dijadikan sarana laboratoriun FAJI dalam pembinaan atlet arung jeram di Purworejo,” katanya.

Guna mendukung hal itu, lanjutnya, pihaknya akan memberikan konsesi atau hak kelola tanah pada KONI atau FAJI Kabupaten Purworejo untuk mengembangkan sport tourism dilokasi itu.

“Ada sekitar 1 KM dari lahan yang merupakan tanah desa yang bisa dikelola. Kami berharap ada investor yang masuk ke sini. Kalau master plan sudah ada tapi sayangnya belum dieksekusi,” pungkasnya.

Pewarta : Widiarto
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV