SUARA INDONESIA

KONI Kota Probolinggo Seriusi Pembentukan Cabor Paramotor

Lutfi Hidayat - 10 April 2022 | 23:04
Olahraga KONI Kota Probolinggo Seriusi Pembentukan Cabor Paramotor

MAYANGAN - Latihan atlet Paramotor di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo menarik perhatian masyarakat.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin didampingi Ketua KONI Rahadian Juniardi juga menyaksikan langsung keseruan para atlet berlatih, Minggu (10/04/2022) sore.

Atlet yang berlatih berjumlah 6 orang dari dalam dan luar kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Madiun dan Malang.

Habib Hadi memberikan apresiasi pada atlet Paramotor Kota Probolinggo yang masih duduk di bangku SMP.

"Dia ini Radit latihan sejak kelas 5 SD, sudah dua tahun berlatih hingga saat ini. Luar biasa, sambil ngabuburit bisa melihat olahraga Paramotor. Tempatnya juga aman dan nyaman, menjadi destinasi wisata baru serta hiburan bagi masyarakat," ujarnya.

Harapannya ke depan akan lebih banyak atlet Paramotor berlatih di PPP Mayangan.

"Semoga bisa berlanjut dan dikembangkan sampai event tingkat Jawa Timur, sehingga banyak yang berminat dengan olahraga Paramotor ini. Sebagai upaya lanjutan program sport tourism, untuk menciptakan daya tarik wisatawan lokal maupun luar," harap Habib Hadi.

Ketua Pengurus Provinsi Paramotor Jawa Timur, Agung PJ mengatakan jumlah total atlet Paramotor se-Jatim berjumlah 46 orang.

Area PPP Mayangan menjadi tempat berlatih favorit karena luas dan angin bebas di area pantai dengan risiko minim.

"Dalam menerbangkan Paramotor ini tidak boleh sembarangan, mereka harus memiliki lisensi sesuai tahapannya. Contohnya Radit dari Kota Probolinggo ini masih pilot siswa, lisensi pilot belum turun. Jika sudah turun namanya PPG 1, tingkat dasar artinya sudah pernah terbang 3,5 jam dan lulus ujian," terang Agung.

Kota Probolinggo sambungnya, memiliki potensi dikembangkannya cabang olahraga (Cabor) Paramotor, pendaftaran bisa melalui KONI Kota Probolinggo.

Bagi orang tua, Agung berpesan memberikan kepercayaan kepada anak-anak yang berminat berlatih.

"Olahraga ini harus lebih intens disosialisasikan karena dianggap ekstrem. Semua hal memiliki risiko namun kecelakaan udara lebih minim.

Selain pengembangan, cabor Paramotor juga membutuhkan atlet putri karena jumlahnya hanya berjumlah 10 orang se-Indonesia.


Sementara Ketua KONI Kota Probolinggo, Rahadian Juniardi menyambut baik peluang pengembangan cabor Paramotor di Kota mangga dan anggur itu.

Pihaknya telah mendaftarkan 2 klub untuk pembentukan cabor Paramotor KONI Kota Probolinggo.

"Kami menyambut baik pengembangan cabor Paramotor, dua klub sudah kami daftarkan sebagai syarat pembentukannya," ungkap Rahadian.

Setelah terbentuk cabor Paramotor lanjutnya, KONI berkewajiban menjalin kerja sama dan pendampingan termasuk dalam sosialisasi rekrutmen atlet dan operasionalnya.

"KONI nanti juga bertanggungjawab mengembangkan cabor Paramotor ini. Baik sosialisasinya maupun penyediaan biaya operasionalnya. Karena peruntukan dana hibah KONI juga untuk pengembangan semua cabor," terangnya.

Untuk membantu sosialisasi dan rekrutmen atlet, KONI akan bekerja sama dengan Dispendik dan Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) agar memiliki atlet putri.

"Khusus atlet putri kami akan melibatkan Perwosi Kota Probolinggo, agar peran dan fungsi seluruh pihak dapat berjalan maksimal," pungkasnya.

Pembentukan Cabor Paramotor KONI Kota Probolinggo, direncanakan bakal rampung pada akhir April 2022 mendatang.

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya