SUARA INDONESIA

Gelar Rapat Perdana, Pansus LKPJ Trenggalek Susun Struktur dan Penjadwalan

Rudi Yuni - 05 April 2021 | 14:04
Pemerintahan Gelar Rapat Perdana, Pansus LKPJ Trenggalek Susun Struktur dan Penjadwalan

TRENGGALEK - Gelar rapat perdana, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2020 jadwalkan agenda pembahasan.

Pembentukan Pansus LKPJ tersebut merupakan tindaklanjut dari penyampaian Bupati dalam pelaksanaan Paripurna. Hasil tersebut selanjutnya akan di evaluasi oleh Pansus LKPJ.

"Kita melakukan rapat perdana sesuai tugas yang telah difasilitasi pimpinan DPRD untuk membentuk Pansus LKPJ," kata Sukarodin selaku Ketua Pansus LKPJ DPRD Trenggalek, Senin (5/4/2021).

Lanjut Sukarodin, dalam pembahasan telah diputuskan struktur Pansus LKPJ sesuai peraturan dengan menempatkan tiga wakil Ketua dan satu Ketua Pansus.

Setelah struktur terbentuk, kemudian Pansus LKPJ dalam satu minggu ini akan mencermati materi yang akan dibahas secara personal. Setelah itu satu minggu kedepannya lagi akan mengundang OPD untuk klarifikasi.

"Pembahasan ini akan dilakukan bersama Dinas terkait untuk klarifikasi sesuai dengan tema pembahasan dan materi," jelasnya.

Pencermatan tersebut ditambah Sukarodin akan dilakukan pada beberapa hal seperti target yang sudah di lampaui APBD tahun 2020. Karena ada target yang terlampaui dan yang tidak mencapai target.

Jadi dalam rapat pembahasan nanti akan membedah dan melakukan klarifikasi di dalam pelaksanaan APBD. 

Seperti klarifikasi target yang telah tercapai itu prosesnya bagaimana. Apakah target yang terlalu rendah atau kinerja yang bagus. Jika kinerja bagus target selesai berarti masih wajar dan benar.

"Namun di sisi lain jika ada kinerja yang tidak tercapai apakah target yang terlalu tinggi atau kinerjanya yang rendah, itu yang akan dibahas," terangnya.

Ditambahkannya, juga perlu di cermati apakah angka yang tertuang disana telah sesuai indikator yang benar.

Seperti ratget pelaksanaan insfratruktur capaiannya 100 persen lebih itu sesuai atau tidak, padahal realitanya semua sudha melihat bagaimana infrastruktur di Trenggalek.

"Jadi seperti itu yang perlu di Klarifikasi, jangan sampai hanya tercatat sebagai indikator yang baik saja namun pelaksanaannya berbeda," pungkasnya.

Pewarta : Rudi Yuni
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV