SUARA INDONESIA

Rapid Antigen Santri Dimulai, Bupati Rini: Pendataan Harus Akurat dan Jangan Sampai Ada Yang Tertinggal

Ari - 26 May 2021 | 13:05
Pemerintahan Rapid Antigen Santri Dimulai, Bupati Rini: Pendataan Harus Akurat dan Jangan Sampai Ada Yang Tertinggal

Blitar - Ribuan santri di Kabupaten Blitar mulai menjalani rapid test antigen sebagai salah satu syarat kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes). Tujuannya guna mengetahui secara pasti penularan virus corona sebelum mengikuti aktivitas di lingkungan pondok. 

Saat dikonfirmasi Suara Indonesia Rabu (26/5/2021), Bupati Blitar Rini Syarifah meminta panitia penyelenggara memperhatikan kinerjanya terutama mengenai pendataan para santri dan santriwati yang akan mengikuti rapid test antigen gratis. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah baru.

"Saya tegaskan supaya di setiap pondok ada koordinator yang melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan atau Puskemas di masing-masing wilayah untuk melakukan pendataan secara akurat. Hal ini yang harus diperhatikan semua petugas, saya gak mau ada permasalahan nantinya," katanya. 

Mak Rini sapaan akrabnya, berharap pelaksanaan kegiatan rapid test antigen yang diperuntukkan bagi santri dan santriwati di wilayah setempat berjalan lancar dan nantinya tidak ada lagi penghuni pondok yang terpapar positif COVID-19. 

"Mulai hari Sabtu (22/05) lalu, para santri sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan COVID-19. Kita doakan pelaksanaannya tertib dan santri/santriwati dapat terdata semuanya. Saya harap, upaya yang dilakukan pemerintah daerah ini bisa mengendalikan laju virus corona," imbuh Mak Rini. 

Secara teknis, bagi santri yang hendak kembali diwajibkan mengikuti rapid test antigen. Dengan cara, mereka bisa datang langsung ke setiap puskesmas. Apabila para santri sudah dinyatakan negatif COVID-19 maka surat pernyataan tersebut dibawa ke pondok pesantren sebagai syarat untuk masuk.

Sementara itu, Plt. Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi menyatakan bahwa, menindaklanjuti intruksi Bupati Blitar tentang rapid test antigen gratis untuk para santri yang akan kembali ke pondok. Pemda Blitar sudah menyiapkan 10 ribu rapid test apabila kurang dalam waktu dekat segera ditambah.

Pewarta : Ari
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV