SUARA INDONESIA

Dua Juta Masyarakat Bali Nusra Belum Tercover BPJS Kesehatan

Romualdus Pius - 07 October 2021 | 12:10
Pemerintahan Dua Juta Masyarakat Bali Nusra Belum Tercover BPJS Kesehatan

NTB - Sebanyak dua juta penduduk di wilayah Bali dan NTT serta NTB atau Bali Nusra belum menjadi anggota BPJS Kesehatan sementara itu tercatat sudah 13 juta dari 15 juta penduduk di Bali Nusra telah tercover BPJS Kesehatan. 

Asisten Deputi PKK C Bali Nusra, Nyoman Wiwiek Yuliadewi mengatakan hal itu dalam kegiatan diskusi media dan sosialisasi pengelolaan informasi public yang dilakukan secara virtual dari  Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB di Bali, Kamis (7/10/2021).

Nyoman Wiwiek yang membawakan materi Inovasi Program JKN-KIS mengatakan sebagai upaya dalam peningkatan kualitas layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan meluncurkan nomor layanan Care Center 165.

Dikatakan berbagai inovasi layanan diluncurkan BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan Program JKN-KIS. 

Selain itu BPJS Kesehatan juga telah menyediakan pelayanan tatap muka dan pelayanan non tatap muka.

Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT dan NTB, Agung Putu Darma yang berkesempatan membuka acara  mengapresiasi awak media se-Provinsi Bali, NTT dan NTB yang turut hadir dalam sosialisasi ini baik secara offline maupun online. 

“Kita harus semakin meningkatkan komunikasi kepada masyarakat termasuk terkait transisi antara Care Center yang semula 1500400 menjadi 165. Karena itu harus dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada para peserta Program JKN-KIS, sehingga apa yang diharapkan dapat dinikmati oleh para peserta," katanya.

Agung mengatakan dengan menggunakan nomor layanan masyarakat tiga digit untuk BPJS Kesehatan Care Center juga dapat memudahkan masyarakat dan peserta dalam mengingat nomor, menyampaikan permintaan informasi dan pengaduan layanan. 

Dikatakan layanan tatap muka yang disediakan BPJS Kesehatan di Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten dan Kota diantaranya pelayanan administrasi untuk segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), PBPU atau PBP Mandiri Perorangan Kelas 3, PBPU Pemerintah Daerah dan Bukan Pekerja  (BP)  Pemerintah. 

Selain itu, pelayanan yang disediakan pada pelayanan tatap muka adalah pelayanan pengaduan yang harus segera ditindaklanjuti (hard complain), peserta yang sudah datang di kantor cabang atau kantor Kabupaten dan kota dimungkinkan dilayani di loket dengan pertimbangan peserta prioritas dan berpotensi hard complain.

Pada pelayanan non tatap muka yang disediakan BPJS Kesehatan diantaranya Mobile JKN, Chat Asistant JKN (Chika), Voice Interactive JKN (Vika), Pandawa dan BPJS Kesehatan Care Center. 

Optimalisasi pada fitur Mobile JKN dapat menciptakan kebiasaan peserta untuk melakukan layanan tanpa tatap muka dengan mudah dan aman, optimalisasi sosialisasi pemanfaatan KIS Digital di FKTP maupun FKRTL, perpindahan FKTP pun dapat dilakukan melalui Mobile JKN dan masih banyak firur lainnya yang dapat memudahkan peserta. 

Dalam pelayanan Chika diantaranya dapat mengecek status peserta, mengecek tagihan iuran, mengecek lokasi kantor cabang dan faskes juga  panduan layanan maupun  tutorial Mobile JKN juga skrining kesehatan dan layanan Pandawa.

Pada layanan Vika, peserta dapat mengakses pelayanan mengecek status peserta dan mengcek tagihan iuran. Selain layanan tersebut, BPJS juga meluncurkan layanan Pandawa.

Layanan yang  diluncurkan BPJS Kesehatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan serta mengakomodir harapan dan memenuhi kebutuhan peserta maupun para pemangku kepentingan,ujar Agung.

Diskusi media di Kabupaten Ende dilakukan di Aula Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ende diikuti awak media cetak dan elektronik serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Josy Karman Nike Palupi dan staf dengan narasumber dari Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali, NTT dan NTB  dilakukan secara virtual.

Pewarta : Romualdus Pius
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV