SUARA INDONESIA

Target 70% Cakupan Vaksinasi Kabupaten Keerom Memenuhi Target

Mustakim Ali - 08 October 2021 | 21:10
Pemerintahan Target 70% Cakupan Vaksinasi Kabupaten Keerom Memenuhi Target

KEEROM – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Keerom akhirnya sudah tercapai dari target cakupan yang ditentukan sebesar 70%. Hal ini disampiak langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, Wakil Bupati, Wahfir Kosasih dan juga Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer dalam presconfrens di Kantor Bupati pada, Jumaat (08/10/2021).

Buati Keerom, Piter Gusbager menyampikan bahwa target 70% yang ditetapkan oleh pemerintah menjelang pelaksanaan PON XX Papua sudah tercapai. Sebagai orang nomor satu di Kabupaten Keerom, Piter Gusbager tentu memberikan apresiasi kepada dinas terkait, TNI-POLRI dan juga dukungan dari semua elemen masyarakat di Kabupaten Keerom.

“Sampai hari ini (Jumat 08 Oktober 2021) capaiakn cakupan vaksinasi di Kabuapten Keerom sudah mencapai 71,6%, sementara sisanya kalo menurut saya vaktor wilayah yang artinya belum disenter baik dan yang pasti akan kita uayakan terus,” ujar Piter Gusbager.

Lanjut Piter Gusbager, pelaksanaan dosis pertama yang sudah cukup baik tentu akan memudahkan langkah petugas vaksinator dalam menjalakan dosis kedua.

“Kita berharap masyarakat harus melaksanakan dosisi kedua, supaya  pembentukan imunitas tubuh bisa maksimal. Dan ini akan lebih mudah, karena setelah dosis pertama yang kita lakukan secara langsung mematahkan imech ketidak percayaan masyarakat terhadap vaksin ini,” bebernya.

Untuk mencapai 100% bagi Ketua KNPI Kabupaten Keerom itu mengakui tentu sangat tidak mudah, kembali lagi bagaiman pendekatan atau langkah yang nanti diambil pemerintah, TNI –POLRI dan juga pihak terkait lainya dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini.

“Untuk target 100% tentu salah satu cara pemerintah dan TNI-POLRI harus jemput bola. Tapi yang kita inginkan adalah hertiminiti cakupan 75%-80% sudah aman kita,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Wakil Bupati, Wahfir Kosasih menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini bukan semata-mata karena ada pelaksanaan PON, akan tetapi bagiamann upaya pemerintah dalam membentuk haed imuniti masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran covid-19.

“Cakupan vaksinasi yang kita sudah capai sampaia hari ini tentu tidak cukup sampaia disitu akan tetapi kita tetap terus berupaya untuk terus melakukan vaksinasi,” ujranya.

Terkait persediaan vaksin dan petugas vaksinator bagi Wahfir Kosasih sangat cukup, hanya saja yang diharapkan respon masyarakat dalam menerima vaksinasi ini.

“Intinya vaksinasi pertama sebagi modal kita untuk mensukseskan vaksinasi kedua dan juga modal bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi pertama. Karena ketidak percayaan mereka sudah terjawab dengan capaian vaksinasi ertama bahwa vaksin itu aman,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer menjelaskan bahwa pihak kepolisian sangat komitmen dalam menjalankan vaksinasi kepada masyarakat bekerja sama dengan pemkab keerom, pihak TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga pihak terkait lainya.

“Kerja keras yang kita lakukan selama ini tentu sudah membuahkan hasil yang baik, dan kita berharap proses pelaksanaan vaksinasi ini tetap berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan PON, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin melakukan aktifitas pengawasan berupa razia di sejumah wilayah perbatasan di Kabupaten Keerom.

“Keerom sebagai daerah penyangga dalam PON XX ini, Polres Keerom rutin melakukan razia, seperti di pertigan arso 7 kita melakukan razia 4 kali dalam satu hari. Untuk menunjang kegiatan yang kami lakukan, polres keerom mendapatkan bantuan dari Brimob Nusantara dan pihak TNI dan juga satgas nemangkawi,” beber Kapolres.

Dirnya berhapa kondisi kamtibmas di kabupaten keerom ini bisa kondusif lebih khususnya selama pelaksanaan PON XX.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV