SUARA INDONESIA

Gelar Latsar Perdana, Bupati Keerom Minta CPNS Harus Siap Layani Masyarakat

Mustakim Ali - 02 November 2021 | 18:11
Pemerintahan Gelar Latsar Perdana, Bupati Keerom Minta CPNS Harus Siap Layani Masyarakat

KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas BKPSDM Kabupaten Keerom mengadakan Latihan Dasar (Latsar) CPNS formasi 2018 golongan II dan III yang berlangsung di Gedung peramuka Arso Swakarsa, Selasa (02/11/2021).

Kegiatan Latsar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager bersama Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih. Turut hadir juga Kepala BPSDM Provinsi Papua yang diwakili, Sekda Keerom, pimpinan OPD Kabupaten Keerom beserta forkopimda dan pihak-pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatannya Bupati Keerom, Piter Gusbager menyampaikan bahwa dengan terlaksananya kegiatan Latsar ini akan memberikan pesan bahwa keerom juga mampu dalam menjalankan ivent atau kegiatan-kegiatan yang lainnya untuk kepentingan pertumbuhan di wilayah paling ujung timur Indonesia ini demi kemandirian dan yang lainnya.

Selain sejalan dengan visi misi bupati dan wakil bupati, pelaksanaan pelatihan CPNS kabupaten Keerom yang baru pertama kali dilakukan ini merupakan konsukuensi daripada RPJMD tahun 2021.

"Keerom ini harus bangkit dan mandiri. Untuk itu semua kegiatan yang mengunakan anggaran daerah harus dilakukan di sini (keerom), apalagi Pemkab terlibat langsung seperti yang kita lakukan hari ini," ujar Piter Gusbager.

Bupati juga berharap kepada semua peserta CPNS agar mengenali wilayah Keerom sebelum menjalankan tugasnya sebagi ASN untuk melayani masyarakat.

"Kita tau sebagian besar peserta CPNS ini merupakan warga di luar kabupaten Keerom, untuk itu diharapkan melalui kegiatan ini mereka (peserta CPNS) sudah siap tempur," bebernya.

CPNS yang masi ber-ktp luar keerom bupati dengan tegas mengatakan tidak akan memproses SK dari CPNS yang bersangkutan. Sebagai pembina kepegawaian di keerom, dirinya harus membuat kebijakan tersebut untuk kepentingan pembangunan di negeri tapal batas itu.

"Saya rasa itu bukan pernyataan kosong, dan saya akan lakukan. Siap yang tidak tinggal di keerom atau tidak mendukung kemandirian Keerom maka SK-nya tidak akan saya proses," tegasnya.

Karena menurut Bupati, salah satu persoalan besar di kabupaten keerom saat ini adalah domisili dari para ASN yang sebagian besar bukan ber- KTP keerom.

Dimana, dari jumlah 3000 lebih ASN Keerom, sebanyak 2000 tinggal diluar Keerom. Hal ini tentunya akan berdampak pada perputaran uang dan akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.

Bupati Keerom itu meminta kepada seluruh CPNS, sebagai ASN harus memiliki karakter yang jelas, patuh terhadap UUD, loyal kepada atasan dan siap melayani atau menjadi pelayan masyarakat.

Untuk meningkatkan kualitas daripada CPNS, bupati mengakui akan mengadakan berbagai pelatihan atau diklat-diklat lainnya.

"Lewat Latsar ini kita sedang menyiapkan SDM yang akan menerapkan prinsip good governance (bersifat adil dan berlaku pada semua masyarakat tanpa pandang bulu). Dan kita akan lakukan bertahap. Karena kita harapkan pemerintahan kabupaten keerom semakin hari semakin baik," bebernya.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga mengingatkan semua yang terlibat dalam kegiatan ini selama berlangsung harus tetap menjaga protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Sementara itu Kepala Dinas BKPSDM Kabupaten Keerom, Lukas Saranga mengakui bahwa peserta CPNS yang terlibat dalam Latsar tahun 2021 ini sebanyak 381 orang yang merupakan CPNS formasi 2018.

"Kegiatan ini akan berlangsung selama 30 hari. Untuk Formasi yang ada terdiri tenaga medis, Guru, formasi umum dan tenaga teknis lainnya," ujarnya.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV