SUARA INDONESIA

Bupati Keerom: Perangai HIV Aids Mulai Dari Dalam Keluarga

Mustakim Ali - 01 December 2021 | 17:12
Pemerintahan Bupati Keerom: Perangai HIV Aids Mulai Dari Dalam Keluarga

KEEROM - Komisi Penanganan AIDS Kabupaten Keerom memperingati hari AIDS sedunia dengan mengadakan jala santai yang di beserta beberapa kegiatan lainnya yang berlangsung di kantor bupati keerom pada, Rabu (01/12/2021).

Bupati Keerom, Piter Gusbager didampingi Wakil Bupati, Wahfir Kosasih yang juga sebagai Ketua harian KPA Keerom beserta Sekda Keerom dan forkopimda hadir memeriahkan kegiatan tersebut.

Ketua harian KPA Keerom, Wahfir Kosasih menyampaikan bahwa dari data penularan hingga saat ini Kabupaten Keerom memiliki kurang lebih 300 ODHA atau terinfeksi HIV Aids, namun yang sampai saat ini aktif terlayani hanya 171 orang ODHA.

"Dengan fenomena yang ada, tentu kita harus jemput bola dalam meningkatkan pelayanan terhadap ODHA di keerom," Wahfir Kosasih yang juga sebagai Bupati Keerom.

Yang menjadi PR besar KPA Keerom menurut Wahfir Kosasih dalam meningkatkan pelayanan terhadap penyakit HIV Aids adalah mengadakan rumah singgah bagi ODHA.

"Insyaallah tahun depan kita akan anggarkan untuk rumah singgah tentu untuk memaksimalkan pelayanan terhadap ODHA," tuturnya.

Wahfir Kosasih juga menambahkan, selain rumah singgah KPA Keerom juga akan melakukan peningkatan SDM untuk memaksimalkan pelayanan terhadap ODHA.

Sementara itu Bupati Keerom, Piter Gusbager menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan jalan santai dan berbagai door prize yang dilakukan hari ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam hal KPA Keerom beserta jajaran terkait untu mengkampanyekan HIV Aids.

Karena menurut bupati, HIV Aids merupakan salah satu penyakit penting yang harus ditanggapi dengan serius.

"Dengan angka penularan yang ada harus kita akui bahwa, penyakit HIV Aids ini masi ada disekitar kitakita. Diharapkan dengan adanya kampanye yang dilakukan diharapkan dapat menyadarkan masyarakat," ujar Piter Gusbager.

Dengan berbagai kampanye dan sosialisasi yang dilakukan bupati berharap dapat menekan angka penularan HIV Aids di keerom dan bisa mencapai target yang saat ini digalakkan yakni 3 zero yang meliputi: zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS dan zero stigma dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS di tahun 2030.

"Sesuai tema Adis sedunia  yang diangkat kali ini adalah End Inequalities. Masyarakat keerom saya berharap hilangkan stigma negatif atau ketidaksetaraan dan diskriminasi terhadap para ODHA," bebernya.

Bupati berharap, untuk memerangi HIV Aids harus dimulai dari dalam keluar hingga lingkungan sekitar, tentunya dengan kerjasama semua elemen masyarakat sehingga masyarakat lebih khususnya generasi muda keerom bebas dari HIV Aids.

Selain jalan sehat, berbagai door prize juga ikut memeriahkan hari HIV Aids di kabupaten Keerom dengan sejumlah hadiah yang menarik.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV