SUARA INDONESIA

'Banyuwangi Rebound' jadi Wajah Baru Banyuwangi Percepat Target Kedepannya

Muhammad Nurul Yaqin - 10 January 2022 | 15:01
Pemerintahan 'Banyuwangi Rebound' jadi Wajah Baru Banyuwangi Percepat Target Kedepannya

BANYUWANGI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan tagline atau branding baru untuk mempercepat target yang lebih baik kedepannya.

Branding tersebut adalah 'Banyuwangi Rebound'. Kegiatan launching tersebut berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (10/1/2022).

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyampaikan, 'Banyuwangi Rebound' merupakan gerakan menyeluruh antar sektor, antar pemangku kepentingan, untuk membawa Banyuwangi bisa lebih rebound kedepannya.

"Banyuwangi Rebound adalah tagline, branding baru bagi Kabupaten Banyuwangi dalam rangka mempercepat capaian yang ingin kita capai di masa-masa yang akan datang," ucap Bupati Ipuk usai peluncuran.

Ipuk menerangkan, kehadiran 'Banyuwangi Rebound' tidak terlepas dari sejarah panjang yang ada di Bumi Blambangan ini. Kata dia, beberapa tahun lalu Pemkab sempat melaunching 'I Love Banyuwangi'.

Branding I Love Banyuwangi ini diluncurkan karena pihaknya ingin menumbuhkan kecintaan pada daerah. Dilanjut pada tahun 2016 Pemkab juga meluncurkan program 'Smart Kampung'. Program ini ingin meyakinkan kepada rakyat bahwa desa sebagai awal daripada proses pembangunan.

"Hari ini kita launching Banyuwangi Rebound setelah beberapa tahun kita mengalami pandemi Covid-19. Disaat Banyuwangi saat ini kondisinya sudah membaik, PPKM level satu sudah kita raih, maka dibutuhkan sebuah branding agar apa yang kita targetkan di tahun-tahun kedepan sesuai dengan target yang kita harapkan," ungkap Ipuk.

Ipuk mengakui tantangan kedepan tidaklah mudah, sehingga adanya momentum tersebut, seluruh pihak diharapkan agar bersama-sama bergerak, berbuat, untuk Banyuwangi lebih baik.

Masih dia, sementara berkaca di tahun 2021 ada banyak tantangan yang dihadapi, terutama kemiskinan yang terjadi kenaikan. "Di satu sisi kita juga perlu bersyukur meski kemiskinan kita naik dalam kontek yang sangat rendah, bahkan kenaikan kemiskinan ini terendah di Jawa Timur yakni 0,01 persen," beber Ipuk.

Penanganan kemiskinan ini, kata dia, bisa ditekan dengan berbagai program yang telah dieksekusi di tahun lalu. Bagaimana Pemkab mendukung ekonomi arus bawah hingga UMKM Naik Kelas.

"Termasuk inovasi yang dilakukan teman-teman baik di Pemda, sekolah-sekolah, dan anak-anak muda kita sudah mulai bermunculan. Alhamdulilah Banyuwangi di akhir 2021 kemarin, kita tetap mempertahankan sebagai Kabupaten Terinovatif di Indonesia," ungkap Ipuk.

Meski begitu Pemkab Banyuwangi belum puas atas capaian tersebut. Menurut Bupati Ipuk, hal itu bukanlah akhir namun masih awal. Pihaknya akan terus mempercepat start agar target kedepan juga lebih baik.

"Sehingga berkaca dari tantangan, optimisme yang harus kita tumbuhkan, maka kami membuat sebuah branding baru yaitu Banyuwangi Rebound untuk membawa Banyuwangi bisa rebown kedepannya," pungkas Ipuk.

Diketahui, peluncuran Banyuwangi Rebound ini turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, jajaran Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ormas, dan stakeholder lainnya. (*)

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV