SUARA INDONESIA

Komisi C DPRD Cilacap Tinjau Pusat Olahraga dan Kuliner

Agus Sulistya - 12 May 2022 | 17:05
Pemerintahan Komisi C DPRD Cilacap Tinjau Pusat Olahraga dan Kuliner

CILACAP - Anggota Komisi C DPRD Cilacap melakukan peninjauan progres pembangunan pusat olahraga dan kuliner di Cilacap, Kamis (12/5/2022) siang.

Dalam peninjauan tersebut didampingi Kepala Bidang Kawasan dan Permukiman Dinas Perkimta Cilacap Kusnadi. 

Anggota Komisi C dari Fraksi PKB A Muslikhin mengatakan, pihaknya sedang memonitor langsung pusat olahraga, ada sepakbola, ada basket, perpustakaan, dan masjid. 

Dia berharap salah satunya menjadi tempat wisata, olahraga, dan ekonomi. Yang ada hari ini warung-warung yang tadinya kumuh tidak tertata bangunannya, kini jadi seperti Pujasera di Semarang. 

"Bangunannya sudah bagus, lokasinya bagus, tempatnya bagus. Harganya juga terjangkau, murah. Sehingga masyarakat bisa menikmati," katanya. 

Lebih lanjut, ia juga mengharapkan ekonomi akan terus membaik sehingga masyarakat ekonomi menengah, ekonomi kecil dapat bergantung kepada pembangunan ini. 

"Pemerintah mengeluarkan uang yang tidak kecil hingga Rp 5 miliar. Ketika untuk jalan itu sangat panjang, tapi ketika untuk pembangunan ini tidak ada manfaatnya untuk masyarakat, kita juga akan rugi," katanya. 

Menurut Muslikhin, ini sebagai penunjang dalam menyambut investor dan berharap masyarakat jangan hanya menonton, tapi masyarakat juga menikmati dengan adanya pusat olahraga dan kuliner tersebut.

Sementara, Kabid Kawasan dan Permukiman Dinas Perkimta Kabupaten Cilacap, Kusnadi mengungkapkan, bahwa ini sebuah dukungan dari legislatif, sehingga apa yang kita inginkan walaupun tidak terwujud dalam satu tahun. 

"Paling tidak dukungan anggaran ke depan bisa mewujudkan semua ini, karena butuh biaya tidak sedikit," kata Kusnadi.

Selanjutnya, Ketua Komisi C DPRD Cilacap, Edi Purwanto menambahkan, bahwa pihaknya ingin melihat apa yang memang menjadi destinasi tempat wisata atau olahraga yang dibangun oleh investor yang bekerja sama dengan TNI. 

"Kami hanya ingin melihat sejauh mana pembangunannya. Income atau PAD-nya dari sektor ini ada atau tidak," ungkapnya. 

Ditanya fisik, ia menekankan bahwa Komisi C ingin melihat kalau di sini memang ada pembangunannya. Sehingga nanti Komisi C mengerti atau mengikuti perkembangan yang ada. 

"Sehingga seperti apa, apakah nanti pada masyarakat apakah ini bisa tetap berjualan atau mungkin tersingkirkan, ini kan yang jadi pemikiran DPRD sebetulnya," ucapnya. 

Kendati demikian, Edi menyampaikan, bahwa sudah ada penjelasan soal bangunan untuk masyarakat. 

"Cuma tertampung semuanya atau tidak kita belum tahu. Ini kan standar internasional, apa sebetulnya? Mudah-mudahan standar olahraga terpenuhi," pungkasnya. (Satria Galih Saputra)

Pewarta : Agus Sulistya
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya