SUARA INDONESIA

Halal Bihalal Pemkab Keerom, Bupati: Terus Beri Energi Positif Untuk Pembangunan

Mustakim Ali - 31 May 2022 | 07:05
Pemerintahan Halal Bihalal Pemkab Keerom, Bupati: Terus Beri Energi Positif Untuk Pembangunan

KEEROM - Halal Bihalal merupakan sebuah tradisi umat Islam yang sering dilakukan baik masyarakat maupun pemerintah usai perayaan Idul Fitri dengan tujuan untuk menjaga silaturahmi baik dalam lingkungan pemerintahan maupun dengan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menghadiri acara halal bihalal pemerintah kabupaten keerom dalam hal ini, ASN, TNI/Polri dan masyarakat yang berlangsung di gedung peramuka Arso Swakarsa, Senin (30/05/2022) malam.

Dalam kesempatanya Piter Gusbager menyampaikan bahwa halal bihalal ini menjadi momentum untuk silaturahmi antar sesama. Ketika saat hari raya idul Fitri tidak sempat berjabatan tangan namun dengan halal bihalal ini bisa terwujud.

"Halal Bihalal ini adalah rahmat yang harus kita pelihara dan turunkan kepada generasi kita guna menjaga silaturahmi, kerukunan dan kedamaian baik sesama anak Papua, sesama anak keerom dan sesama anak bangsa," ujar Piter Gusbager.

Lanjut Piter Gusbager, begitu banyak makna yang terkandung dalam halal bihalal ini. Karena pada dasarnya manusia tidak hanya sebagai makhluk individu akan tetapi manusia sebagai makhluk sosial dan spiritual yang membutuhkan kehidupan yang lebih nyaman, damai dan bisa menjaga silaturahmi antar sesama.

"Untuk itu momentum halal bihalal ini kita hilangkan hal-hal yang buruk atau haram, namun kita jaga dan gaungkan hal-hal yang baik atau halal, seperti kebaikan, kesucian hati, hubungan persahabatan, persaudaraan dan persoalan hidup lainnya," bebernya.

Kata Piter Gusbager, hal serupa juga bagi ASN, TNI/Polri bahwa makna halal bihalal ini bagi kehidupan, bukan hanya interpersonal dan individu namun ada kehidupan yang lebih luas yakni berbangsa dan bernegara.

Ketua HKTI Provinsi Papua itu berharap Halal Bihalal ini bisa memberikan kebaikan, sesuatu energi yang positif, semangat yang baru untuk melangkah membangun kabupaten keerom lebih baik.

Hal serupa juga dikatakan oleh Wakil Bupati, Wahfir Kosasih bawah makna yang luas yang terkandung dalam halal bihalal ini diharapkan bisa memberikan sebuah energi yang baru baik bagi masyarakat maupun ASN dan TNI Polri.

"Tidak ada Indonesia tanpa adanya kesatuan dan persatuan, tidak ada persatuan tanpa adanya kita saling menghargai, tidak ada saling menghargai tanpa adanya silaturahmi kecuali kita halalun bi halalun," pesan Wahfir Kosasih.

Dalam halal bihalal tersebut selain bupati dan wakil bupati turut hadir Anggota MRP, Toni Wanggai, Ketua DPRD Keerom beserta jajarannya, tokoh masyarakat, lintas agama, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya