SUARA INDONESIA

Pantau Penanganan PMK, Wali Kota Probolinggo Blusukan ke Kandang Ternak Warga

Lutfi Hidayat - 13 June 2022 | 21:06
Pemerintahan Pantau Penanganan PMK, Wali Kota Probolinggo Blusukan ke Kandang Ternak Warga

PROBOLINGGO - Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin memantau langsung penanganan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke kandang ternak warga.

Wali Kota didampingi tim Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) setempat, Senin (13/06/2022).

Data DPKPP Kota Probolinggo per-12 Juni 2022 ditemukan sebanyak 636 ekor sapi terjangkit PMK.

Sebanyak 284 kasus di Kecamatan Wonoasih, 211 di Kecamatan Kedopok, Kecamatan Kademangan 110 kasus dan sebanyak 31 kasus ditemukan di Kecamatan kanigaran. Sedangkan Kecamatan Mayangan tidak ditemukan kasus PMK.

Dari 636 kasus itu 187 ekor sapi dinyatakan sembuh, 4 ekor sapi mati dan 2 ekor dipotong paksa.

"Penanganan kasus (PMK) ini sudah bagus. Upaya penanganan oleh Pemkot Probolinggo terbukti ratusan ekor ternak dinyatakan sembuh. Sebagian lagi sedang dalam masa recovery," ungkap Habib Hadi.

Menurutnya kasus PMK pada ternak bisa teratasi. Wali Kota Probolinggo menyebut PMK bisa disembuhkan, oleh karenanya masyarakat diminta tak khawatir sebab tingkat kesembuhannya cukup tinggi.

"Jangan panik dan khawatir karena tingkat kesembuhannya cukup tinggi. Jika menemukan ternak sakit dengan ciri-ciri PMK, informasikan saja. Jangan sampai penanganannya terlambat dan merugi, baru menyesal," terangnya.

Pantauan langsung Wali Kota Probolinggo ke kandang ternak itu dilakukan di 7 lokasi.

Habib Hadi membagikan disinfektan kepada para peternak. Ia pun mendapati minimnya obat-obatan dan vaksin hewan ternak.

"Yang jadi kendala adalah obat-obatan, mudah-mudahan segera ada solusi sehingga penanganan PMK ini tidak menjadi beban bagi peternak. Kita yang ambil alih mengenai biaya (perawatan-red)," ungkapnya.


Wali Kota Probolinggo mengimbau peternak selalu menjaga kebersihan hewan dan kandang, untuk mencegah penyebaran PMK.

Peternak juga diminta tak tergesa-gesa menjual sapi mereka yang dapat berujung kerugian. Habib Hadi menyarankan segera melapor DPKPP agar dapat segera tertangani. 

Sementara terkait virus PMK pada ternak ditegaskan Habib Hadi tak menular ke manusia, termasuk daging ternak terjangkit PMK masih bisa dikonsumsi asalkan memperhatikan cara memasak yang benar.

"Karena kasus ini pembelian daging sapi menurun drastis. tapi saya tegaskan stok daginh aman dan layak konsumsi," pungkasnya.

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya