SUARA INDONESIA

Ribuan Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Ikuti PBAK Daring 

Wilda Natasya - 21 August 2021 | 10:08
Pendidikan Ribuan Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Ikuti PBAK Daring 

JEMBER- Sebanyak 3.608 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan kemahasiswaan (PBAK), yang dilakukan secara daring, Selasa (24/8/2021). 

Dalam sambutannya Wakil Rektor III Hefni Zein menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilakukan selama empat hari. 

Selain mendapatkan materi tentang pembelajaran di perguruan tinggi, mahasiswa juga akan dibekali pengetahuan seputar moderasi beragama, Indonesia bebeas korupasi smart learning dan beberapa lainnya. 

“Saya laporkan, ada sebanyak 3.608 peserta saat ini. Selama empat hari mereka akan mendapatkan materi tentang moderasi beragama, indonesia bebas korupasi, smart learning dan hal lainnya,” jelasnya. 

Tujuan utama dari PBAK sendiri, menurut Hefni adalah memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru tentang budaya dan orientasi UIN KHAS Jember, berikut sistem pemberlajaran serta pembentukan karakter mahasiswanya. 

Hefni menambahkan, mahasiswa memiliki karakter yang solutif dan terapiotik terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi. 

Selain itu juga kritisitas serta kreativitas di kalangan mahasiswa biasanya lebih tinggi dalam memperjuangkan kemaslahatan masyarakat. 

“Tentunya dengan kritisitas dan kreativitas yang tinggi, dalam memperjuangkan masyarakat terutama pada problem keterbelakangan,” imbuhnya. 

Hefni menegaskan, kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Moderasi Beragama Menuju Indonesia Rukun, Cerdas dan Bersih dari Korupsi tersebut bukan sekedar untuk menambah kuantitas mahasiswa setelah IAIN bertransformasi menjadi UIN. 

“Ini sekaligus penanaman karakter dan mengenalkan budaya akademik kemahasiswaan kepada mereka,” tegasnya. 

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Prof Babun Suharto mengaku bersyukur atas antusias mahasiswa baru dalam kegiatan PBAK. 

Dirinya akan mengupayakan, segala materi, pengenalan dan informasi yang ada dalam momentum tersebut dapat terserap secara maksimal oleh mahasiswa. 

“Kita berupaya semaksimal mungkin, meskipun hampir dua tahun ini terpaksa harus mengikuti pembelajaran secara daring. Tapi kami harap materi dari BPAK ini dapat terserap secara maksimal,” tutupnya.

Pewarta : Wilda Natasya
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV