SUARA INDONESIA

Penutupan MPLS, Pelajar SMPN 1 Kota Blitar Ditekankan Patuhi Prokes

Ari - 20 July 2022 | 14:07
Pendidikan Penutupan MPLS, Pelajar SMPN 1 Kota Blitar Ditekankan Patuhi Prokes

BLITAR - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berakhir, seluruh pelajar di SMPN 1 Kota Blitar ditekankan untuk mematuhi aturan Protokol Kesehatan (Prokes). 

Hal ini dilakukan guna menjaga situasi kondisi tetap terkendali dan melindungi keselamatan para siswa siswi dalam melaksanakan rutinitas atau Pertemuan Tatap Muka (PTM) di lingkungan sekolah. 

Ditemui Suaraindonesia.co.id Rabu (20/07), Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Blitar Juli Setyanto mengatakan, segala persiapan telah dilakukan guna menyikapi PTM sekolah di masa pandemi Covid-19. 

"Kita pastikan yang mengikuti PTM aman, dengan cara setiap hari para pelajar wajib mengisi google form sebelum masuk sekolah terkait kondisi kesehatan dan diketahui oleh orang tua wali murid," katanya. 

Lanjut Juli, kemudian ketika masuk di lingkungan sekolah para pelajar kembali dilakukan screening oleh petugas mulai dari pengecekan suhu tubuh dan penggunaan masker yang benar. 

"Kami terus melakukan sejumlah antisipasi guna menjaga semuanya karena tahun ini Lembaga Pendidikan di Kota Blitar bisa melaksanakan PTM 100 persen dengan syarat harus memastikan seluruh pelajar aman," terangnya. 

Dengan berakhirnya MPLS dan sesuai dengan regulasi dari Pemkot Blitar, para pelajar ini akan mengikuti PTM 100 persen, masuk mulai Pukul 07.00 - 13.00 WIB hari Senin sampai Kamis, penerapan Prokes ketat dan wajib mengisi google form terkait kondisi kesehatan sebelum masuk ke lingkungan sekolah. 

"Dari data masuk, untuk tahun ini peserta didik baru kelas XII sebanyak 279 siswa, lalu kelas XIII ada 282 siswa dan kelas IX 276 siswa atau jumlah keseluruhan 837 siswa. Saya harap semua pelajar mengikuti aturan yang berlaku dan PTM dapat berjalan lancar," imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi mengatakan, kegiatan MPLS di wilayah setempat dimulai pada tanggal 18 sampai 20 Juli dan berikutnya lembaga pendidikan tingkat SD maupun SMP mengikuti PTM 10 persen. 

Pewarta : Ari
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya