SUARA INDONESIA
Banner

Petugas Keamanan Jaga Kondusifitas Aksi dengan Bagikan Masker dan Air

SURABAYA - Sebanyak 914 personil gabungan diturunkan untuk mengamankan massa aksi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Surabaya, yang turut menolak Omnibus Law di depan gedung DPRD Jatim, Jl. Indrapura, Surabaya, Kamis (22/10/2020).

Kabag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar menjelaskan, personil gabungan itu terdiri dari jajaran Polsek 118 personil, Polrestabes 231 personil, Polda Jatim 255 personil, dan jajaran TNI 310 personil.

"Untuk hari ini, Polrestabes Surabaya menurunkan 231 aparat yang mengamankan aksi demonstrasi. Polsek jajaran ada 118 orang. Kemudian Polda Jatim ada 255 dan TNI ada 310 orang," ujar Kabag Humas Polrestabes AKP M Akhyar di lokasi.

Menurutnya, petugas keamanan terus mengimbau para demonstran agar menjaga kondusifitas saat menyampaikan aspirasi. Hal itu sesuai dengan apa yang tercantum dalam deklarasi Jogo Boyo (Jaga Kota Surabaya), terkait aksi tanpa adanya tindakan anarkis.

"Kami juga berharap supaya Demonstran tetap tertib tanpa bertindak anarkis. Sehingga aspirasi bisa disampaikan dan didengar oleh pihak terkait," tuturnya.

Pantauan suaraindonesia.co.id di lokasi, sejumlah personil petugas keamanan juga membagikan air dan masker bagi para demonstran.

Sementara itu, massa aksi SPSI Surabaya yang diturunkan ke gedung DPRD Jatim berjumlah kurang lebih 500 orang. (lhm)

Apa Reaksi Anda?