SUARA INDONESIA
Banner

Lepas Pengawasan Orang Tua, Balita di Lamongan Tewas Tenggelam di Tambak

LAMONGAN - Suasana duka menyelimuti pasangan suami istri, Hartono (39) dan Qoiriyah (35), warga Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng.

Pasangan bahagia itu harus kehilangan canda dan tawa dari anaknya, Karisma Mutiara Hartanti (4) untuk selamanya. Hal itu setelah sang anak tercinta tewas tenggelam saat bermain di tambak dekat rumahnya, Kamis (19/11/2020), sore.

Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam tambak saat bermain di sekitar lokasi. Peristiwa nahas itu terjadi diduga karena korban sedang lepas dari pengawasan orang tuanya.

Kapolsek Karanggeneng AKP Sunaryono, saat dikonfirmasi Suaraindonesia.co.id mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh pamannya, Sukidi dalam keadaan terapung di sebuah tambak milik H. Supii, yang kebetulan terletak di sebelah barat rumahnya.

Saat kejadian itu berlangsung, jelas Sunaryono, ibu korban sedang memasak di rumah H. Sukidi (paman korban-red) yang akan mempunyai hajatan. Pada saat itu kondisi cuaca juga sedang hujan.

“Pada saat turun hujan korban bermain sama temannya. Selang 10 menit korban ditemukan pamannya korban dalam keadaan terapung di tambak,” ujar mantan Kapolsek Sugio ini, Jum'at (20/11/2020), siang.

Sebagai bentuk pertolongan medis, kata Sunaryono, korban sempat dilarikan ke balai pengobatan Desa Sumberwudi. Namun saat itu korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karanggeneng. Keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

“Diduga korban saat bermain terpleset dan terjatuh ke tambak yang seluas 32×45 meter dengan kedalaman air sekitar 50 cm di sebelah barat yang tidak ada pagar pembatas. Sedangkan ketinggian teras rumah dengan tambak kurang lebih 2,5 meter,” pungkasnya

Apa Reaksi Anda?