SUARA INDONESIA

Lirik Potensi, Bupati Terpilih Dadang Supriatna Jadikan Citarum Harum Destinasi Wisata

KABUPATEN BANDUNG,  Bupati terpilih HM Dadang Supritna mengusulkan agar ke depan di setiap Sektor Citarum Harum yang bisa dijadikan destinasi wisata. "Seperti di Oxbow Bojongsoang dan Kolam Retensi dan disiapkan satu unit alat berat seperti eskavator atau backhoe yang siap digunakan untuk mengeruk sedimentasi Citarum pada musim kemarau.

Kang DS,sapaan Dadang Supriatna Dalam kegiatan kunjungan kerja Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat di Sektor 6 Satgas Citarum Harum sendiri didampingi Penjabat Sekda Kabupaten Bandung Tisna Umaran. Turut hadir Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Infanteri Donny Ismuali Bainuri dan Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Kabupaten Bandung, Rabu (13/1/2021).

Pada kegiatan ini Kang DS bersama Forkopimda Jabar meninjau Kolam Retensi Cieunteung Baleendah, menebar benih ikan dan menanam pohon di Oxbow Bojongsoang.

Kang DS mengatakan penanaman pohon dan penebaran benih ikan di Sungai Citarum dimaksudkan agar ekosistem di Sungai Citarum kembali bergulir.ke depan di setiap Sektor Satgas Citarum Harum disiapkan satu unit alat berat seperti eskavator atau backhoe yang siap digunakan untuk mengeruk sedimentasi Citarum pada musim kemarau.

"Kalau musim hujan kan terjadi pendangkalan atau sedimentasi lagi di Sungai Citarum. Makanya pada musim kemarau sedimentasi ini bisa dikeruk kalau eskavatornya siap di tiap sektor. Ini dalam rangka maintenance atau pemeliharaan," jelas Kang DS.

Selain itu Kang DS juga menginginkan adanya beberapa Sektor Citarum Harum yang bisa dijadikan destinasi wisata. "Seperti di Oxbow Bojongsoang dan Kolam Retensi itu kan bagus untuk dijadikan destinasi wisata, nanti kita akan kembangkan lebih lanjut," ujarnya.

Penjabat Sekda Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan kegiatan ini merupakan progres Program Citarum Harum, termasuk dalam upaya penyelesaian banjir akibat luapan Sungai Citarum.

"Jadi,dalam penyelesaian banjir Citarum itu memang harus ada integrasi antara fisik infrastruktur penanganan banjir dengan kegiatan non fisik seperti penanaman pohon dan penanganan sampah yang mencemari Sungai Citarum"pungkasnya

Apa Reaksi Anda?