SUARA INDONESIA

Budidaya Holtikultura, Sesmenko Perekonomian RI Tanam Pohong Pisang di Ponorogo

Andre Prisna - 03 April 2021 | 14:04
Peristiwa Daerah Budidaya Holtikultura, Sesmenko Perekonomian RI Tanam Pohong Pisang di Ponorogo

 PONOROGO - Sekretaris Kementrian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, (3/4/2021).

Dalam kunker tersebut, Sesmenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso bersama rombongan dan didampingi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, melakukan penanaman bibit pohon pisang jenis cavendish di lahan Desa Pulung.

Dalam keterangannya, Sesmenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso menjelaskan, pihaknya melakukan perjanjian kerjasama pengelolaan lahan budidaya holtikultura antara PT GPP dan petani setempat di Ponorogo. 

"Maka dari itu, kita menyerahkan sekaligus menanam bibit pohon pisang di lahan petani Ponorogo. Untuk membudidayakan tanaman holtikultura tersebut," jelasnya.

Dirinya menambahkan, ini merupakan program pemerintah pusat dalam pengembangan hortikultura berorientasi ekspor, dalam upaya meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kontinultas.

"Kita bekerjasama dengan beberapa daerah melalui integrasi kebijakan mulai dari penyediaan lahan, sarana produksi, pembiayaan dan infrastruktur pendukung," imbuhnya.

Saat ini, sudah lima titik kegiatan yang dilaksanakan budidaya holtikultura yakni penanaman pohon pisang cavendish tersebut. Salah satunya, di Kabupaten Ponorogo ini. 

"Kita berupaya bagaimana dapat memproduksi komoditas unggulan daerah yang berdaya saing ekspor. mulai dari pangsa pasar dan harga jualnya," jlentrehnya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengaku mendukung dengan program yang dicananangkan pemerintah pusat melalui Sesmenko Perekonomian RI ini.

"Tentunya selain menambah lapangan pekerjaan bagi petani, juga hasil produksi tanaman pisang tersebut nantinya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat," pungkasnya. (*)

Pewarta : Andre Prisna
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV