SUARA INDONESIA

Bantu Kurangi Pandemi, Sekolah di Ponorogo Berikan Alat GeNose C19 ke Pemkab

Andre Prisna - 09 April 2021 | 09:04
Peristiwa Daerah Bantu Kurangi Pandemi, Sekolah di Ponorogo Berikan Alat GeNose C19 ke Pemkab

PONOROGO - Upaya dilakukan salah satu sekolah di Ponorogo untuk membantu pemerintah daerah dalam menekan dan mengurangi angka penyebaran covid-19 di 'Kota Reyog' tersebut.

Salah satunya, SMK PGRI 2 Ponorogo tersebut memberikan alat pendeteksi covid-19 berjenis GeNose C19 kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo di rumah dinas Bupati, Pringgitan.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, pihaknya menerima alat tracking GeNose C19 dari salah satu sekolah di Ponorogo. Tentu alat ini memang dibutuhkan, untuk mendeteksi terkonfirmasi atau tidaknya para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab.

"Nanti akan kita gunakan di depan pintu masuk Pemkab, sehingga para pegawai sebelum masuk kantor dapat di tes dulu menggunakan alat ini," jelasnya kepada media, Jum'at (8/4/2021).

Selain itu, meskipun saat ini pemerintah pusat telah melarang masyarakat untuk mudik, namun bisa saja ada kemungkinan warga yang nekat untuk pulang kampung ke Ponorogo. Alat ini nantinya bisa digunakan saat menjelang lebaran tersebut. 

"Kita akan memasang alat ini di beberapa titik di wilayah perbatasan Ponorogo. Untuk mendeteksi orang yang keluar masuk. kita dapat mendeteksi covid-19 ini dengan alat yang murah dan ramah," imbuhnya.

Untuk menghadapi skema membludaknya masyarakat mudik, maka pihaknya merencakan hal ini agar dapat dikendalikan. Orang yang keluar masuk ke Ponorogo akan di tes dengan GeNose C19 ini pada saat hari lebaran. 

"Saat ini kita punya satu alat, rencananya akan kita tambah dua lagi dan akan dipasang di pintu masuk wilayah perbatasan Ponorogo. Jika melakukan swab itu selain mahal juga waktunya lama," jlentrehnya.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Samhudi Arifin mengatakan, sebagai warga Ponorogo dan salah satu sekolah kejuruan, pihaknya terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan mendatangkan alat GeNose C19 tersebut. 

"Dengan teknologi ini, kita ingin membantu pemerintah dalam menangani covid-19 ini. Setidaknya untuk mencegah dan mengurangi peyebaran virus yang berbahaya tersebut," terangnya.

Cara kerja alat ini yakni melalui hembusan nafas. Setelah itu, hasil dari Co2 yang dikeluarkan dicek melalui alat pendeteksi tersebut. Nanti akan keluar hasil terkonfirmasi (covid-19) atau tidaknya. (*)

Pewarta : Andre Prisna
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV