SUARA INDONESIA

Penanganan Jalan Rusak Lamban, Anggota Dewan dan Warga Tambal Jalan

Syaifuddin Anam - 20 April 2021 | 17:04
Peristiwa Daerah Penanganan Jalan Rusak Lamban, Anggota Dewan dan Warga Tambal Jalan

GRESIK - Kesabaran warga menunggu perbaikan jalan rusak di ruas Jalan Betoyo - Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, benar-benar sudah habis. Mereka memilih menambal jalan secara mandiri.

Puluhan lubang ditambal untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi tersebut. Aksi sosial ini juga sebagai kritik terhadap Dinas PUTR yang dinilai kurang respon terhadap keluhan masyarakat.

Sejatinya, ruas jalan itu sudah pernah ditambal oleh Unit Reaksi Cepat (URC). Namun, penanganannya tidak begitu maksimal. Hanya beberapa lubang yang di tambal.

Anggota DPRD Gresik Syahrul Muniri yang ikut dalam gerakan sosial itu mengaku prihatin banyaknya jalan yang berlubang dan kerap menyebabkan kecelakaan di ruas jalan itu. 

"Ini upaya bersama-sama dengan pemuda Desa Tanggulrejo dan desa setempat agar peduli dengan kondisi sekitar. Banyak keluhan warga akibat jalur ini sudah terlalu rusak parah, tidak sedikit juga pengendara mengalami kecelakaan, tentu ini mengganggu kenyamanan masyarakat," jelas politisi PKB itu.

Syahrul mengatakan, laporan jalan rusak sudah kerap dilakukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik, melalui aplikasi New Apalan berharap agar Tim Unit Respon Cepat (URC) segera melakukan penanganan. Ternyata tak kunjung mendapat respon.

"Sehingga saya dengan pemuda desa berinisiatif melakukan pembenahan jalan secara mandiri yang sifatnya darurat sementara," ungkapnya.

Politisi muda asal Dapil VIII (Manyar-Bungah-Sidayu) ini menambahkan, gerakan bakti sosial bersama para pemuda ini sebagai upaya menggugah masyarakat agar aktif melakukan pengawasan kebijakan.

Termasuk Dishub Gresik untuk meningkatkan pengawasan dan menertibkan truck bertonase di atas 10 ton yang seringkali terlihat melintasi jalan tersebut sehingga menyebabkan jalan cepat rusak.

Sementara, Ketua DPRD Gresik H. Much Abdul Qodir menyebut, kolaborasi lintas OPD di lingkungan Pemda Gresik, tidak hanya Dinas PUTR saja. Terutama soal pengawasan dan penertiban truk muatan.

"Perlu kolaborasi lintas dinas, tidak hanya dinas PUTR saja. Dishub dan Satlantas juga perlu meningkatkan pengawasan truk muatan terutama yang tonase di atas 10 ton," paparnya.

Pewarta : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV