SUARA INDONESIA

Terpilih Jadi Ketum PMII Kediri, Eko Zuliyanto Komitmen Ciptakan Inovasi Gerakan Baru

Nanang Habibi - 24 April 2021 | 09:04
Peristiwa Daerah Terpilih Jadi Ketum PMII Kediri, Eko Zuliyanto Komitmen Ciptakan Inovasi Gerakan Baru

KEDIRI - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kediri, menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) Ke XXXVIII di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri (21/4/2021).

Dari konfercab itu, terpilihlah M. Eko Zuliyanto dari Komisariat Sunan Ampel (IAIN Kediri) sebagai Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Cabang Kediri 2021-2022. 

Dalam pemilihan tersebut, Eko meraih suara terbanyak yakni 12 dari 19 suara yang mempunyai hak untuk memilih, melabuhkan suaranya kepada Eko. 

Usai terpilih, pihaknya berkomitmen bakal menciptakan inovasi gerakan baru untuk mengembalikan marwah PMII Kediri sebagai barometer Pergerakan Mahasiswa dan Kaderisasi se Jawa Timur khususnya di tataran organisasi mahasiswa PMII.

"Terpilihnya saya ini merupakan representasi kepercayaan kader PMII Kediri dalam bentuk amanah jabatan yang harus saya emban dan pastinya saya berkomitmen kedepan harus menjadikan PMII Kediri sebagai barometer gerakan mahasiswa dan kaderisasi di jawa timur,” ungkapnya M. Eko Zuliyanto. 

Ke depan lanjutan, PMII akan lebih memperkuat basis kaderisasi yang inovatif serta dinamis dalam perkembangan zaman. Salah satunya terhadap digitalisasi maupun juga peningakatan sumber daya manusia menuju bonus demografi. 

"Bermodalkan prinsip kolaboratif dalam setiap nafas pergerakan maka para kader PMII Kediri diharapkan menuangkan ide kreatifnya untuk menunjang tercapainya peningkatan SDM," terangnya. 

Bukan hanya itu saja, Eko juga mengatakan, dirinya akan senantiasa membersamai harapan kader PMII Kediri. 

"Yang jelas dalam hal ini membutuhkan peran dan kesinergisan antar kader PMII se Kediri dalam cita cita memajukan PMII Kediri" bebernya.  

Sementara itu, pihaknya berharap usai kontestasi pemilihan Ketua PMII Cabang Kediri yang selesai, PMII Kediri harus bersatu, dan bergerak bersama untuk islam rahmatan lil alamin dan NKRI Harga Mati. 

"Semua harus kembali merapatkan barisan," pungkasnya.

Pewarta : Nanang Habibi
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya