SUARA INDONESIA

Kembali ke Zona Oranye, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Desak Bupati Jangan Kendor

Muhammad Nurul Yaqin - 28 April 2021 | 20:04
Peristiwa Daerah Kembali ke Zona Oranye, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Desak Bupati Jangan Kendor

BANYUWANGI- Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono mengingatkan pemerintah setempat dalam hal ini bupati agar jangan kendor dalam penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Ruli, saat ini Banyuwangi sudah kembali ke zona oranye penyebaran Covid-19, yang sebelumnya sudah berada di zona kuning.

"Ingat, zona oranye sangat berbahaya dan beresiko terjadi peningkatan penularan. Kalau tidak waspada dan terus lengah, maka Banyuwangi yang saat ini suda di zona oranye sewaktu-waktu dapat berpindah ke zona merah," kata Ruli, Rabu (28/4/2021).

Dirinya sangat prihatin terhadap kondisi Banyuwangi yang saat ini kembali terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19.

"Oleh karena itu saya mendesak bupati untuk menginstruksikan kembali kepada kepada camat, kepada kepala desa, agar menghimbau supaya tidak kendor," ucap Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi ini.

Dia melihat, saat ini operasi yustisi atau penegakan protokol kesehatan kian menurun. Untuk itu Ruli meminta supaya kembali digalakkan.

"Bupati juga menginstruksikan agar setiap kecamatan harus ada operasi yustisi, daripada kita ini nanti kecolongan, kan lebih baik mencegah. Itu perlu diintensifkan, karena ini kewenangan bupati," imbuhnya.

Lebih lanjut Ruli menyampaikan, pengetatan protokol kesehatan juga perlu dilakukan di pusat perbelanjaan. Mengingat daya konsumtif masyarakat jelang Lebaran meningkat yang memicu terjadinya kerumunan.

"Jadi Pemerintah Banyuwangi juga harus memfasilitasi masker bagi para para petugas di pusat perbelanjaan. Sehingga ketika ada orang yang masih abai protokol kesehatan terutama masker bisa langsung diberikan. Selain diperingatkan, ditegur, juga memberi contoh kepada mereka," paparnya.

Desakan ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap Banyuwangi. Ruli tidak ingin, Banyuwangi kembali ke zona merah penyebaran Covid-19.

"Karena apa, ketika kita sampai lengah maka perekonomian akan macet kembali, akan terpukul. Seperti anggaran-anggaran yang sudah dianggarkan untuk pembangunan bisa-bisa direfokusing kembali dalam penanganan Covid-19," tukasnya.

Ruli menghimbau kepada masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan Covid-19. Terutama memakai masker dalam ibadah di masjid maupun musala, serta di tempat-tempat keramaian.

"Jaga jarak dan hindari kerumunan, meski sudah mendapatkan vaksin Covid-19, yang namanya protokol kesehatan jangan pernah diabaikan," tutupnya. (*)

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Nanang Slamet

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya