SUARA INDONESIA

Penjual Janur Ketupat Musiman di Ponorogo Mengaku Sepi Ditengah Pandemi

Andre Prisna - 19 May 2021 | 13:05
Peristiwa Daerah Penjual Janur Ketupat Musiman di Ponorogo Mengaku Sepi Ditengah Pandemi

PONOROGO - Masih dalam suasana tradisi lebaran, tentunya juga bermunculan penjual musiman janur ketupat. Seperti yang terlihat di seruas jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Banyudono, Kecamatan Kota, Kabupaten Ponorogo. 

Menurut salah satu penjual musiman janur ketupat, Ponirem (63) menjelaskan, satu gombyok janur ketupat (isi 10) seharga Rp 10 ribu. Namun, pihaknya mengaku jika penjualan janur ketupat tersebut sepi di tahun ini.

"Semenjak ada pandemi covid-19, omzet janur ketupat sudah dua tahun belakangan ini sepi pembeli. Sehari rata-rata hanya laku 3 atau 4 gombyok saja," jelasnya saat ditemui wartawan, Rabu (19/5/2021).

Dirinya mengatakan sudah kurang lebih 16 tahun mengais rejeki menjadi penjual janur ketupat di setiap lebaran. Jika dahulu sebelum pandemi, sehari bisa laku sampai 50 gombyok atau 500 janur. Selain itu, saat ini juga banyak saingan penjual janur ketupat musiman.

"Saya mendatangkan 3.000 janur dari Slogohimo. Hingga enam hari (H+6) ini saja belum habis terjual. Hari terakhir berjualannya besok, ya semoga bisa laku banyak," imbuh Ponirem yang merupakan warga Poncol, Kabupaten Magetan. (*)

Pewarta : Andre Prisna
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV