SUARA INDONESIA

Polemik Gedung Juang, Komisi I DPRD Banyuwangi: Jangan Sekali-kali Lupakan Sejarah

Muhammad Nurul Yaqin - 28 May 2021 | 08:05
Peristiwa Daerah Polemik Gedung Juang, Komisi I DPRD Banyuwangi: Jangan Sekali-kali Lupakan Sejarah

BANYUWANGI- Rencana Gedung Juang 45 Banyuwangi mau diganti nama dan dialih fungsi menjadi Gedung Kesenian Rakyat menuai polemik. Para veteran menentang keras adanya usulan tersebut.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi juga tidak sepakat jika Gedung Juang berganti nama.

"Saya sangat terharu sama bapak-bapak purnawirawan (veteran) yang mana mereka itu minimal ingin diakui, sebagai bangsa yang pernah berjuang," kata Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Irianto, Kamis (27/5/2021) kemarin.

Irianto menyampaikan jika keberadaan Gedung Juang tidak elok jika dipergunakan untuk kepentingan lain.

"Saya menginginkan Gedung Juang itu tetap Gedung Juang. Gedung Juang itu adalah suatu gedung yang punya historis," ungkapnya.

Dia melanjutkan, Gedung Juang 45 di Banyuwangi dikatakan historis karena memiliki nilai sejarah tentang keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita ini jas merah, jangan sekali kali lupa dengan sejarah, karena negara berdiri tidak lepas dari sejarah," paparnya.

Dewan meminta semua stakeholder terkait, agar dapat memperhitungkan. Terutama dengan pemanfaatan lain pada gedung bersejarah tersebut.

"Tetapi harus ada koordinasi yang baik antara purnawirawan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya akan memaggil dinas terkait untuk meminta klarifikasi soal rencana alih fungsi Gedung Juang 45.

"Dalam waktu dekat akan kami undang ke gedung rakyat ini, untuk klarifikasi terkait dengan polemik akhir-akhir ini," tandas politisi PDI Perjuangan ini. (*)

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV