SUARA INDONESIA

Hari Pertama Sosialisasi PPKM Darurat, Wagub Jatim Minta Masyarakat Tuban Disiplin

Achmad Junaidi - 03 July 2021 | 19:07
Peristiwa Daerah Hari Pertama Sosialisasi PPKM Darurat, Wagub Jatim Minta Masyarakat Tuban Disiplin

TUBAN - Kunjungan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak ke Kodim 0811 Tuban, sampaikan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati Tuban Riyadi, Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon, serta Wakapolres Tuban, Kompol Priyanto.

Emil sapaan akrabnya menyampaikan terkait dengan PPKM darurat ialah upaya kombo. Pihaknya datang ke Tuban juga hari pertama berkeliling untuk mensosialisasikan PPKM Darurat tersebut.

"Yang pertama, terkait vaksinasi supaya membangun antibodi ditengah masyarakat, agar virusnya gak gampang nemplok kemana mana. Kemudian, yang kedua kita membatasi kegiatan masyarakat," ungkap Emil Elestianto Dardak kepada awak media dihalaman Kodim 0811 Tuban, jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban, Sabtu (3/7/2021).

Lanjut, masyarakat masih perlu diberi penegasan dan pencerahan mengenai PPKM darurat. Adapun yang bersifat esensial seperti kegiatan masyarakat layanan telekomunikasi, perbankan. Sedangkan sifatnya kritikal seperti energi, kesehatan dan lain sebagainya.

"Selain itu, masuk dalam kategori PPKM darurat, seperti makan ditempat tidak boleh kemudian kegiatan yang sifatnya tidak esensial," imbuhnya.

Emil mengatakan, sesuai aturan dari Menteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian yang menetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali yang diberlakukan tanggal 3-20 Juli 2021. Bahwa selain yang disebutkan Emil diatas, wajib bekerja dirumah 100%.

"Inilah yang kita harapkan semoga bisa diikuti, karena kalau kita tidak disiplin dari sekarang, makin panjang perjalanan kita ini," terang Emil.

Lebih lanjut, Emil meninjau titik pelaksanaan PPKM Darurat di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Saat disinggung melonjaknya kasus Covid-19 di Jatim dipicu akan hal apa? Emil mengungkapkan jika itu bervariasi. Yang jelas kita tahu bahwa pada saat musim lebaran, ada yang melakukan perjalanan, diluar waktu mudik yang kemudian menimbulkan potensi termasuk varian baru yang sudah terdeteksi dibeberapa titik yang lebih cepat menular.

"Pentingnya vaksinasi tidak boleh membuat kita lengah, sudah di vaksin bisa saja terkena karena antibodinya tidak kuat. Akan tetapi, saya yakin lebih banyak yang mendapatkan antibodi dari yang tidak," pungkasnya. (Diah/Nang). 

Pewarta : Achmad Junaidi
Editor : Nanang Habibi

Tags:
Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya