SUARA INDONESIA

Peran Tokoh Agama Diharapkan Bisa Percepat Target Vaksinasi di Keerom

Mustakim Ali - 31 August 2021 | 19:08
Peristiwa Daerah Peran Tokoh Agama Diharapkan Bisa Percepat Target Vaksinasi di Keerom

KEEROM – Polres Keerom mengelar tatap muka dengan pemerintah Kabupaten Keerom bersama tokoh agama dalam rangka mendukung percepatan pencapaian target vaksinasi yang berlangsung di Mapolres Keerom pada, Senin (31/08/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer dan Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih bersama sejumlah tokoh-tokoh dari perwakilan semua agama di Kabupaten Keerom.

Dalam kesempatannya Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer menjelaskan bahwa tujuan pertemuan atau tatap muka ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada para tokoh agama terkait vaksinasi di Keerom.

“Kita ketahui bersama bahwa Keerom ini merupakan daerah penyangga dalam pelaksanaan PON XX Papua, untuk itu kita disini diberikan target juga dalam cakupan vaksinasi,” ujar Kapolres.

Menurut kapolres, untuk Kabupaten Keerom ditargetkan capain vaksinasinya sebesar 70%, namun hingaa saat ini diakuinya baru tercapai 31%. Yang artinya masih ada 40% lagi yang harus diselesaikan untuk mencapai target sebelum pelaksanaan PON Papua nanti.

“Kita bergarap para tokoh agama bisa mengajak para jemaat atau umatnya masing-masing dan juga memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk divaksin. Bukan hanya itu saja, peran tokoh agama ini juga diharapkan bisa menepis informasi hoaks terkait vaksinasi,” tuturnya.

Kata kapolres, untuk mencapai target 70% pihaknya harus bisa memberikan vaksinasi kepada 1000 orang tiap harinya.

Hal ini diakuinya sangat tidak sulit ketika semua pihak bahumembahu untuk memberikan himbauan atau ajakan kepada masyarakat bahwa pentingnya vaksinasi untuk melawan covid-19 dan juga mensukseskan pelaksanaan PON XX Papua tahun 2021 ini.

Sementara itu Wakil Bupati, Wahfir Kosasih menyampikan apresiasi kepada polres keerom yang telah mengagas tatap muka tersebut demi cakupan vaksinasi dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten keerom ini.

Menurut Wahfir Kosasih sangat mustahil ketika Pemerintah bersama TNI-POLRI melakukan pencegahan penyebaran covid-19 tanpa campur tangan semua pihak lebih khususnya masyarakat di kabupaten keerom.

“Untuk Pemda nanti bukan hanya mengimbau saja, kita juga akan keluarkan surat edaran mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat kelurahan atau desa,” ujar Wahfir Kosasih.

Menurut orang nomor dua di keerom itu, hal ini sangat penting dan wajib untuk mengikuti vaksinasi, karena aparat pemerintah harus bisa menjadi contoh atau pioneer untuk masyarakatnya sendiri.

“Bagaimana masyarakat mau ikut vaksin ketika kepala distrik atau kepala kampungnya saja belum divaksin, nah ini lah yang kita maksud haru menjadi contoh untuk masyarakat, selama itu tidak bertentangany dengan persyaratan medis atau memenuhi syarat untuk divaksin,” bebernya.

Dirinya berharap target cakupan vaksinasi di Kabupaten Keerom bisa tercapai sebelum pelaksanaan PON XX Papua tahun 20201 ini.

Pewarta : Mustakim Ali
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV