SUARA INDONESIA

SMPN 1 Semanding Tuban Dibobol Maling, 149 Tablet Samsung Raib 

Irqam - 01 September 2021 | 19:09
Peristiwa Daerah SMPN 1 Semanding Tuban Dibobol Maling, 149 Tablet Samsung Raib 

TUBAN - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Semanding, Kabupaten Tuban, dibobol maling. Ratusan tablet Samsung Galaxy Tab A merek yang disimpan di ruang laboratorium komputer melayang.

Data yang dihimpun, peristiwa bermula saat petugas Sarana Prasarana (Sarpras) bernama Toni Budhi Susanto pada Senin (30/8) ke ruangan laboratorium komputer untuk menyimpan sebuah laptop ke lemari.

Dirinya kaget, melihat beberapa Dus Book  tablet yang berserakan di lantai, yang semula ditata rapi. Setelah di cek, tablet sudah raib.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Semanding, Jajuk Jurijatmi membenarkan, adanya peristiwa tersebut dan sudah melaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya kaget, kemarin petugas Sarpras lapor ke saya, ada tablet yang hilang itu banyak. Saya cek dan melakukan koordinasi dengan guru-guru. Akhirnya saya lapor ke Polsek Semanding," jelas Jajuk Jurijatmi, Rabu (1/9/2021).

Jajuk menyebut, ada 149 unit tablet yang hilang. Dimana tablet tersebut biasanya digunakan untuk media pembelajaran siswa di tengah pandemi dan baru saja dimulai pembelajaran tatap muka terbatas.

Selain itu, selama ini pintu laboratorium tertutup rapat dan tidak ada kerusakan. Bahkan jendela laboratorium juga dilapisi dengan besi tralis.

"Tabletnya sudah disimpan dengan rapi, lemari itu pun juga tidak ada kerusakan," tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Semanding, IPTU Carito menjelaskan, bahwa pencurian di SMPN 1 sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Dari keterangan, saksi mengira bahwa beberapa jumlah tablet digunakan oleh siswa, dikarenakan Kepsek pada hari itu tidak berada di sekolah. Kemudian, keesokan harinya saksi menanyakan tentang tablet tersebut pada Kepsek apakah ada siswa yang meminjam atau mempergunakan tablet yang berada didalam ruang laboratorium komputer. Namun, Kepsek sudah menjelaskan bahwa tidak ada siswa yang meminjam atau menggunakan tablet tersebut," ungkapnya.

Tidak adanya kerusakan pintu laboratorium komputer, lanjut Carito, tidak ingin terburu-buru dalam berspekulasi pelaku pencurian. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

"Memang kunci itu dibawa oleh Sarpras, tapi ada lagi yang bawa. Namun, kita tidak bisa menduga-duga, nanti kita lihat saja hasil pengembangannya seperti apa," pungkasnya. (Irq)

Pewarta : Irqam
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV