SUARA INDONESIA

Ketua Komisi D Naik Pitam, Tersinggung Dibilang Jubir Pemkot Surabaya

Lukman Hadi - 30 September 2021 | 17:09
Peristiwa Daerah Ketua Komisi D Naik Pitam, Tersinggung Dibilang Jubir Pemkot Surabaya

SURABAYA - Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah merasa tersinggung atas tudingan sebagai jubir (juru bicara) Pemkot Surabaya.

Hal itu diungkapkan Khusnul pada saat menjamu Kelompok Kajian Kebijakan dan Demokrasi (LoKKed) Jatim di rapat hearing, Kamis (30/9/2021).

Rapat hearing yang semula hendak membahas persoalan kasus adanya oknum menjual seragam sekolah bagi murid jalur mitra warga atau afirmasi.

Namun, di pertengahan hearing tiba-tiba Ketua Komisi D naik pitam karena tersinggung atas sebutan "jubir" dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya yang dilontarkan pihak LoKKed Jatim kepada Komisi D.

"Komisi D itu bermitra kerja dengan dinas pendidikan, bukan seperti yang diasumsikan oleh mereka (LoKKed Jatim), bahwa kita sebagai juru bicara dinas pendidikan," kata Khusnul.

Dalam rapat tersebut, ia telah menjelaskan kepada LoKKed Jatim bahwa Komisi D bersedia menerima aspirasi mereka sepanjang hearing.

"Dan itu sangat kami sesalkan dan mudah-mudahan itu menjadi pelajaran kita semua, bahwa kalau tidak tahu, maka sebaiknya bertanya, itu yang kita tekankan kepada mereka," tegasnya.

Sementara menurut perwakilan LoKKed Jatim, Irsal Ghaffar bahwa pernyataan yang diucapkan tadi merupakan sebatas asumsi belaka.

"Kami mengasumsikan dewan sebagai jubir dari dinas pendidikan, dikarenakan rapat koordinasi tidak dihadiri oleh dinas pendidikan pada pertemuan ini, dengan dalih para anggota dengan percaya diri dapat menyelesaikan masalah yang kami bawa tanpa perlu dihadiri dinas pendidikan," jelasnya.

Sehingga, kata Irsal, pihaknya bakal meminta dilakukannya rapat hearing kembali dengan menghadirkan dinas pendidikan.

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV