SUARA INDONESIA

Buya Yahya: Dosa Paling Dosa Adalah Saat Manusia Merasa Tidak Berdosa

Wilda Natasya - 16 October 2021 | 19:10
Peristiwa Daerah Buya Yahya: Dosa Paling Dosa Adalah Saat Manusia Merasa Tidak Berdosa

JEMBER - Setiap manusia pasti melakulan kesalahan dalam kehidupannya, baik kesalahan-kesalahan kecil maupun kesalahan-kesalahan besar, bahkan sampai keluar dari koridor agama.

Hal ini dikarenakan manusia adalah tempat untuk lupa dan salah.

Saat lupa itulah perbuatan-perbuatan salah kerap terjadi, dan menjatuhkan manusia pada kubangan dosa.

Namun, kesalahan atau dosa-dosa itu dapat dimohonkan ampunan kepada Allah SWT dengan bertobat.

Dikutip dari Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, bertobat dari suatu dosa artinya menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi, disertai dengan memohon ampun kepada Allah SWT.

Dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa, memohon ampunan kepada Allah SWT atau bertobat dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa dengan sedekah, beristighfar dan dengan salat tobat.

Salat Tobat dapat dilakukan ketika seorang hamba merasa berdosa kepada Allah SWT, meskipun itu hanyalah dosa-dosa kecil.

"Jadi kalau ada orang merasa berdosa, lalu ingin diampuni oleh Allah, mengambil wudhu lalu melakukan salat dua rakaat, kemudian memohon ampuna kepada Allah, sebagian mengatakan ini namanya salat Tobat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dosa-dosa kecil juga dapat menyebabkan seseroang terjerat pada dosa-dosa besar.  

Ada tiga hal yang dapat menyebabkan dosa-dosa kecil berubah menjadi dosa besar.

Keadaan pertama adalah ketika seseorang menganggap enteng dosa-dosa kecil tersebut.

Selanjutnya adalah ketika dosa-dosa kecil dilakukan secara terus-menerus.

"Dosa itu akan menjadi gede karena tiga hal. Satu, anda mengentengkan dosa tersebut, biarpun kecil jadi gede. Dosa kecil yang kedua adalah kalau kita terus menerus didalam melakukan dosa kecil-kecil," jelasnya.

Terakhir, dosa-dosa kecil berubah menjadi dosa besar tergantung pada pelakunya, seperti orang yang berilmu namun tetap melakukan dosa-dosa kecil tersebut.

"Akan menjadi gede karena pelakunya, kalau seseorang punya ilmu, ahli salat, ahli kebaikan dia melakukan dosa kecil, karena dia tahu ilmunya kok melanggar," imbuhnya.

Dan dosa yang paling berbahaya adalah ketika seseorang merasa tidak berdosa sama sekali.

"Dosa yang paling dosa kalau anda merasa tidak berdosa malahan, harus tau itu," tegasnya.

Adapun jumlah rakaat dalam salat Tobat dua, empat hingga enam rakaat.

Berikut lafadz niat salat Tobat:


اصلي سنةالتوبةركعتين لله تعالي، الله اكبر
Ushalli sunnatat-taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa, Allaahu akbar.

Artinya: Aku niat salat sunah Tobat dua rakaat karena Allah ta'ala. Allahu akbar.

Setelah selesai salat berdo'a dengan do'a berikut: 

استغفرالله العظيم الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه توبة عبد ظالم لا يملك لنفسه ضرا ولا نفعا ولا موتا ولا حياة ولا نشورا
Astaghfirullaahal-'azhiim alladzii laa ilaha illa huwal-hayyul-qayyuumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuraa.

Artinya: Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Mahaaguny, yang tiada Tuhan melainkan Allah, Dia Tuhan Yang Mahahidup, Yang Berdiri Sendiri. Dan aku bertobat kepada-Nya, selaku tobatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat mudarat atau manfaat, untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

Dan akan lebih baik jika memperbanyak membaca induk istghfar, sebagai berikut: 

الهم انت ربب لا اله الا انت. خلقتني و انا عبدك وانا علي عهدك ووعدك ما ستطعت اعوذبك من شرما صنعت ابوءلك بنعمتك علي و ابوء بذنبي فاغفرلي فانه لا يغفر الذنوب الا انت
Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anya khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzu bika min syarri ma sahna'tu abuu'u laka bi-ni'matika 'alayya wa abuu'u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta.

Artinya: Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan melainkan Engkau. Engkaulah yang telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu dan aku melaksanakan segala ketentuan dan Janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku lakukan, aku mengakui kenikmatan yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan aku juga mengakui akan dosa-dosaku, maka ampunilah aku karena tidak ada yang memberi pengampunan kecuali Engkau. 

Salat Tobat ini sangatlah dianjurkan oleh  Rasulullah SAW untuk dikerjakan, sebagaimana sabda Beliau dalam hadis berikut:

"Setiap orang yang yang berbuat dosa kemudian segera bergerak dan berwudhu kemudian salat lalu memohon ampunan kepada Allah pasti Allah akan memberikan ampunan baginya. Setelah itu dibacanya ayat ini (QS Ali Imron: 135-136): 'Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya," HR Abu DaWud An-nisa'i Ibnu Majah dan Baihaqi. (Ree/Wil)

Pewarta : Wilda Natasya
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV