SUARA INDONESIA

Shofa Alumni Ponpes Langitan Tuban, Sosok di Balik Logo Hari Santri Nasional 2021

Irqam - 22 October 2021 | 15:10
Peristiwa Daerah Shofa Alumni Ponpes Langitan Tuban, Sosok di Balik Logo Hari Santri Nasional 2021

TUBAN - Hari Santri Nasional (HSN) 2021 diperingati hari ini, pada Jumat 22 Oktober 2021 dengan mengusung tema santri siaga jiwa dan raga.

Dalam memperingati hari santri, Kementerian Agama (Kemenag) juga telah meluncurkan sebuah logo yang bermakna semangat perjuangan yang berani dan ikhtiar melangitkan doa.

Logo HSN 2021 ternyata merupakan karya seorang santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Santri tersebut bernama M Shofa Ulul Azmi (29), kelahiran Pati Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan di Ponpes Langitan selama delapan tahun.

Shofa sapaan akrabnya, lulus terakhir dari Madrasah Aliyah Al Falahiyah Ponpes Langitan Tuban.

Dia menceritakan, bahwa pada tanggal 12 September dirinya bersama temannya bernama Hilal dari Ponpes Krapyak Yogyakarta dihubungi perwakilan Kemenag pusat untuk mendesain logo HSN 2021.

“Kami dihubungi oleh perwakilan dari Kemenag pusat, karena teman saya kang Hilal sedang tidak bisa mengerjakan, jadi akhirnya saya yang mengerjakan logonya,” kata Shofa, Jumat (22/10/2021).

Selanjutnya, Shofa mempelajari gambaran awal desain atau brief. Dengan cepat pada pukul 22.00 WIB, dapat menemukan konsep mentah logo.

"Jam 2 dini hari, logo sudah siap dipresentasikan. Ibarat kisah Bandung Bondowoso, karena permintaan dari Pak Menteri, agar pagi hari logonya sudah bisa di preview," ujarnya.

Pria yang sekarang menetap di Cebolek, Margoyoso, Pati Jawa Tengah, mengaku sudah kedua kalinya mendapatkan tugas dalam pembuatan logo hari santri. 

“Tahun 2020 kemarin logo hari santri juga dari kami (Shofa dan Hilal, Red) yang memproduksi,” sebutnya.

Tahun lalu, Shofa dan Hilal mengirimkan tiga desain logo HSN. “Tahun kemarin, kebetulan dari 3 desain yang kami kirimkan, kebetulan karya Kang Hilal yang terpilih, dan alhamdulillah, tahun ini karya saya yang terpilih,” imbuhnya.

Diketahui Shofa di Ponpes mulai tahun 2004 sampai 2012 itu juga aktif di bidang media Ponpes, seperti majalah Harakah hingga majalah Langitan. Tak jarang juga menjadi juri lomba desain.

Dia sangat termotivasi agar karyanya bisa menghiasi ruang publik. “Setidaknya, selain saya persembahkan untuk teman-teman santri, logo ini saya persembahkan kepada para Masyayikh dan teman-teman seperjuangan di Ponpes Langitan, karena dulu saya belajar desain dari Langitan Tuban,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Sahid menyebut, bangga dan senang ada seorang santri dari Tuban yang karyanya dipakai dan digunakan orang se-Indonesia. 

“Kita patut bersyukur dan berbangga hati, ada karya anak bangsa dari pesantren Langitan yang karyanya di gunakan orang se-Indonesia,” ujarnya usai mengikuti upacara hari santri secara virtual.

Pewarta : Irqam
Editor : Nanang Habibi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV