SUARA INDONESIA

Polisi di Ponorogo Ringkus Sindikat Curat, Dua Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Andre Prisna - 13 November 2021 | 13:11
Peristiwa Daerah Polisi di Ponorogo Ringkus Sindikat Curat, Dua Pelaku Dihadiahi Timah Panas

PONOROGO - Aparat kepolisian Polres Ponorogo berhasil mengamankan komplotan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) lintas provinsi. Di Ponorogo, para pelaku melakukan aksinya di 3 tempat yang berbeda.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Wibowo mengatakan, pihaknya berhasil 6 pelaku tindak pidana pencurian di tiga lokasi berbeda. Yakni di toko pertanian Babadan, toko aki Sukorejo dan Jetis di Kabupaten Ponorogo.

"Dua diantara para pelaku terpaksa dihadiahi timah panas. Karena berusaha melawan saat akan dibekuk polisi," ujarnya, Sabtu (13/11/2021).

Pelaku diantaranya berinisial RE (53) warga Jakarta Barat dan N (41) warga Subang yang bertindak sebagai eksekutor. Kemudian J (36) warga Bekasi dan IM (38) warga Brebes sebagai penadah barang.

"Selain itu, AF (42) warga Karanganyar sebagai driver serta K (50) warga Jakarta bertugas memantau situasi. Jadi pelaku berasal dari luar daerah Ponorogo," jelasnya.

Dalam aksinya, keenam pelaku tersebut telah berkomunikasi dengan baik. Mereka sindikat tindak pidana curat. Sehingga mana tempat yang akan disasar sudah ada pelaku yang bertugas untuk 'menggambar' lokasi.

"Bahkan, dua pelaku sebagai penadah barang juga ikut membiayai tindak pidana pencurian tersebut. Tak hanya Ponorogo, mereka juga melakukan aksinya di Madiun, Kediri, Semarang dan Sukoharjo," bebernya.

Pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain dua mobil jenis avanza yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi bejatnya tersebut.

"Juga sejumlah mesin diesel, puluhan aki, susu dan barang-barang lainnya. Jika ditotal mencapai puluhan juta rupiah. Mereka melakukan aksinya saat malam hari," ungkapnya.

Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Ponorogo untuk nantinya dilakukan proses hukum sesuai aturan," pungkasnya. (pra)

Pewarta : Andre Prisna
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV