SUARA INDONESIA

Pabrik Palet Plastik Randegan Sidoarjo Ludes Terbakar

Abdus Syakur - 24 November 2021 | 21:11
Peristiwa Daerah Pabrik Palet Plastik Randegan Sidoarjo Ludes Terbakar

SIDOARJO - Bangunan pabrik PT. Group Cemerlang Plastindo milik Haji Khoiri di kawasan Desa Randegan, RT 06 RW 02 Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah.

Pabrik yang sehari-harinya memproduksi palet plastik ini, diduga disebabkan karena percikan api yang berasal dari pengelasan atap bangunan.

 Peristiwa itu, membuat panik warga yang rumahnya berada persis di belakang pabrik.

Salah satunya dituturkan Anggi, gadis remaja ini segera menghubungi ibunya karena mendengar ada suara ledakan dari belakang rumahnya.

"Setelah saya dengar suara ledakan dari belakang rumah, Saya langsung kabari ibu sambil coba keluarkan barang sebisanya dari dalam rumah", kata Anggi, Rabu (24/11/2021) di sekitar lokasi kebakaran. 

Di tempat terpisah, AKP Masyur Ade, selaku Kapolsek Tanggulangin membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya menjelaskan, bahwa menurut keterangan saksi, Syaiful (46), security pabrik.

Diceritakannya, awal mula kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, di atas ada tukang las listrik yang sedang memperbaiki atap pabrik.

Namun, saat pengelasan ada percikan api yang mengenai bahan kimia untuk pembuatan pallet plastik.

"Karyawan pabrik sudah coba untuk memadamkan dengan APAR, tapi tidak berhasil. Setidaknya ada 4 rumah warga yang ikut terbakar," paparnya menjelaskan.

Sementara menurut petugas keamanan, kebakaran bermula dari adanya aktifitas pengelasan di atap bangunan.

"Percikannya jatuh mengenai bahan kimia pembuatan palet. Sudah coba dipadamkan, namun api masih membesar. Selain pabrik, ada 4 rumah warga juga yangvterbakar", terang Masyur.

Begitupun Menurut Ahmad, salah seorang personil pemadam kebakaran di lapangan. Dirinya menyebut, seikitnha ada 10 unit kendaraan pemadam dan 70 personil diturunkan untuk mengatasi kebakaran ini. 

"Ada 8 unit kendaraan pemadam mas, dari pos PMK Porong, Candi, Buduran dan Pos PMK Krian", jelas Ahmad.

Pantauan suaraindonesia.co.id di lapangan, hingga pukul 20.00 WIB masih dilakukan pembasahan untuk mematikan bara api. (Irwan F)

Pewarta : Abdus Syakur
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV