SUARA INDONESIA

Satu Warga Kecamatan Kusan Hilir Tenggelam di Perairan Laut Pagatan Saat Berenang Kejar Perahu Hanyut

Tim - 13 December 2021 | 13:12
Peristiwa Daerah Satu Warga Kecamatan Kusan Hilir Tenggelam di Perairan Laut Pagatan Saat Berenang Kejar Perahu Hanyut

BATULICIN-Satpolairud Polres Tanah Bumbu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu dan Basarnas, TNI dibantu masyarakat sekitar, dengan menggunakan kapal terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang nelayan kapal.

Nelayan ini dikabarkan tenggelam di perairan laut Pagatan setelah kelelahan berenang mengejar kapal yang hanyut akibat talinya dibagang lepas.

Korban tenggelam bernama Syahrul Hamdani (30). Beruntung, tiga orang rekannya yang ikut, yaitu Dahar (42), Iding (30) dan Ruslan (35), selamat. 

Mereka berempat tercatat sebagai warga RT. 01 Desa Gusunge, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih melalui Kasi Humas, AKP H Made Rasa didampingi Kasat Airud AKP Apriansyah membenarkan peristiwa orang tenggelam tersebut.

"Iya benar, kejadian pada hari Minggu tanggal 12 Desember 2021 sekira 11.00 Wita yang mana telah terjadi peristiwa korban tenggelam diperairan laut pagatan dengan titik koordinat 3°42'25.1"S 115°54'48.1"E," terang Made.

Made memaparkan, sekira pukul 11.00 Wita korban bersama dengan Dahar dan Iding memperbaiki bagang milik Dahar. Setelah 30 menit bekerja, korban melihat kapal hanyut terbawa arus ombak yang kencang.

"Jadi dikarenakan tali kapal tidak terikat, korban kemudian melompat dan berenang mengejar kapal yang hanyut dibawa arus ombak, dan diikuti oleh Iding," papar Made.


Made menjelaskan, pada saat itu, Iding terlebih dulu sampai di kapal, namun nahas korban tidak sempat sampai di kapal lantaran korban kehabisan napas. 


"Korban pada saat itu sempat berteriak minta tolong kepada Iding, akan tetapi Iding mengatakan bahwa dia sudah kehabisan napas untuk berenang," kata Made.

Melihat korban dalam keadaan kelelahan, lanjut Made, Dahar langsung melompat ke laut dengan membawa bambu berukuran kurang lebih 1 meter untuk menyelamatkan korban dalam posisi tenggelam, namun tidak sempat.

Kemudian, Dahar dalam keadaan panik hingga melemparkan bambu yang dibawanya ke arah korban dengan maksud agar korban menggunakan bambu tersebut, untuk alat mengapung, namun korban sudah tenggelam karena kelelahan.

Setelah itu, jelas Made, Dahar melakukan pencarian di sekitar tenggelamnya korban, namun tidak menemukan korban, sehingga Dahar naik kembali ke bagang dan menelpon keluarga korban.

"Jadi saat ini tim BPBD Tanbu serta Basarnas, bersama Anggota Airud Polres Tanbu dan TNI yang dibantu masyarakat sekitar berhenti melakukan pencarian, dikarenakan hari sudah sore dan menjelang malam. Pencarian diputuskan akan dilakukan besok pagi," tutup Made.(Joni)

Pewarta : Tim
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya