SUARA INDONESIA

Distribusi Pelampung di Pesisir Jember, Resahkan Warga

Imam Hairon - 21 December 2021 | 11:12
Peristiwa Daerah Distribusi Pelampung di Pesisir Jember, Resahkan Warga

JEMBER - Pendistribusian pelampung oleh sejumlah orang berseragam kepada sejumlah warga nelayan di wilayah pesisir Desa Kepanjen, Gumukmas Jember dinilai meresahkan.

Pasalnya, warga mengira pelampung tersebut dinilai sebagai alat penyelamat dan tsunami akan segera datang.

Seperti yang disampaikan oleh Aktivis Mina Bahari, Moh.Sholeh dalam keterangan persnya, Selasa (21/12/2021).

"Mendatangkan pelampung tanpa sosialisasi ini justru membuat masyarakat pesisir ketakutan," ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata Sholeh, dengan disebarkannya pelampung tersebut, ada sejumlah warga sampai melakukan pengungsian untuk menyelamatkan diri.

"Ini kebijakan ngawur. Ini banyak warga yang akan mengungsi. Harusnya, diedukasi bukan langsung memberi pelampung," tegasnya.

Sholeh berharap, dinas terkait segera turun tangan memberikan penjelasan kepada masyarakat langsung.

"Ini masyarakat awam. Tolong segera turun ke masyarakat, jangan terkesan ciptakan ketakutan," pintanya.

"Harusnya diberi pengetahuan tentang kebencanaan agar masyarakat paham dan dapat melakukan mitigasi secara mandiri," imbuhnya.

Sementara Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo mengaku tidak tahu menahu terkait pendistribusian pelampung tersebut.

"Bukan kami, kami tidak tahu terkait pendistribusian pelampung itu. Kalau ada coba foto kirim saya," ucapnya lewat sambungan seluler.

Kejadian gempa bumi kemaren, kata Heru, pihaknya sudah mengeluarkan rilis dan tegas tidak berpotensi tsunami.

"Kemaren kan sudah jelas, gempa itu tidak berpotensi tsnunami. Lantas bukan kemudian kuta abai," imbuhnya.

Kendati demikian, dirinya tidak membantah, bahwa masyarakat memang masih kurang sosialiasi terkait kesiap siagaan mengahapi bencana.

"Bisa juga, sosialisasi harus dibantu oleh peran jenengan juga (media," pintanya.

Sementara Plt.Kepala BPBD Kabupaten Jember Sigit belum berhasil dikonfirmasi.

Pewarta : Imam Hairon
Editor : Lukman Hadi

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV