SUARA INDONESIA

Warga Kabupaten Madiun Terindikasi Varian Omicron

Prabasantosa - 15 January 2022 | 16:01
Peristiwa Daerah Warga Kabupaten Madiun Terindikasi Varian Omicron

MADIUN- Pekerja Migran Indonesis (PMI) asal Kabupaten Madiun dinyatakan terindikasi Omicronn, setelah kepulanganya dari Hongkong.

Pekerja migran tersebut sempat menjalani karantina 14 hari di Wisma Alit Jakarta pada akhir Desember 2021. Selanjutnya diperbolekan pulang, tiba di kampung halamanya pada 1 Januari 2022.

Direktur Rumah Sakit Daerah Dolopo Kabupaten Madiu Dr Purnomo Hadi sewaktu ditemui awak media. Terkait berita tersebut, Direktur membenarkan, ada pasien perempuan masuk, Jum'at (7/1/2022).

"Berawal dari Puskesmas, ketia si nona mau adakan kegiatan terkait dirinya dan harus ada Antigen. Teryata si nona inisial S diyatakan Positif Covid-19," terang Direktur Rs.

RSUD Dolopo kemudian melakukan tes PCR , hasilnya pasien Positif Covid-19, serta terdapat gejala yang mengarah varian baru.

"Kami akhirnya RS melakukan pemeriksaan berkelanjutan. Dengan mengirim hasil PCR dan Sempel untuk diuji di Lab Unair Surabaya pada hari senin kemarin," jelas Direktur RSUD Dolopo.

Dirut RSUD Dolopo kabupaten Madiun mengatakan,  pasien saat masuk dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala sakit.

"Diketahunya karena ada kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan pasien harus wajib melengkapi datanya dengan Antigen. Nah lalu dilakukan tes Antigen oleh Puskesmas, hasilnya ternyata positif, selanjutya dirujuk ke Rumah Sakit Dolopo. Ini merupakan bentuk kerjasama Puskesmas, Dinas Kesehatan dan para pimpinan," Imbuhnya.

Direktur menerangkan, terkait Omicron memang tidak bisa dihindari kareana penyebaranya masif bahkan diseluruh dunia.

"Untuk daya penularanya  memang sangat kuat, 5 kali lebih kuat dari virus sebelumnya. Namun demikian dia mempunyai Daya Fatugenesa, dimana daya rusaknya untuk organ manusia sebenarnya rendah," jelasnya.

Bagi pasien yang terpapar varian Omicron, Rumah Sakit Dolopo sudah menyipakan tempat terpusat untuk isolasi, karena mereka tidak diperbolehkan untuk melakukan isolasi mandiri.

"Sementara untuk bapak Bupati sudah inten dan melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait, supaya melakukan penangan yang serius supaya penyebaran Omicron dapat dikendalikan," pungkasnya. ( Ery Pramudya)

Pewarta : Prabasantosa
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV