SUARA INDONESIA

Tidak Ikut Demo 11 April, Ini Sikap Aliansi BEM Lamongan

Irqam - 11 April 2022 | 22:04
Peristiwa Daerah Tidak Ikut Demo 11 April, Ini Sikap Aliansi BEM Lamongan

LAMONGAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Lamongan berkumpul di Alun-alun Lamongan, Senin (11/4/2022). 

Mereka berkumpul bukan untuk menggelar aksi demo, melainkan bersolidaritas dan menyatakan sikap, menolak penundaan Pemilu 2024 dan masa jabatan presiden 3 periode.

Perwakilan Aliansi BEM Lamongan Febri Hermansyah mengatakan, sikap tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap aksi demo yang dilakukan serentak di seluruh wilayah di Indonesia hari ini.

"Kami hari ini tidak melakukan aksi, namun menyatakan sikap yang merupakan bagian dari varian aksi serentak hari ini," ujar Febri Hermansyah kepada awak media.

Menurut Febri, jika tertunda-tunda Pemilu 2024 dan masa jabatan presiden 3 periode terjadi maka akan mencederai konstitusi Pasal 7 UUD 1945.

Dalam pasal tersebut dinyatakan secara tegas dan lugas yang tertera Presiden dan Wakil Presiden memegang selama 5 tahun, dan sebelumnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

"Persoalan ekonomi seharusnya menempatkan prioritas utama pemerintah dalam rangka sebagai tangan kepercayaan masyarakat. Penyebab krisis Demokrasi-Ekonomi ini merupakan ketidaktegasan pemerintah dan kelalaian," tulisnya.

Selain menolak penundaan Pemilu 2024 dan masa jabatan presiden 3 periode, Aliansi BEM Lamongan juga menuntut untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), menurunkan pajak pertambahan nilai.

Kemudian, menuntut Bupati dan Wakil Bupati menyelesaikan masalah infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi yang ada di Kabupaten Lamongan.

"Apabila pemerintah pernyataan atas pernyataan kita, maka gerakan massif akan terjadi dan akan dirasakan oleh pemerintah," pungkasnya.

Pewarta : Irqam
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya