SUARA INDONESIA

Polres Jombang Amankan 6 Oknum Pesilat Yang Terlibat Pengeroyokan

Gono Dwi Santoso - 28 May 2022 | 14:05
Peristiwa Daerah Polres Jombang Amankan 6 Oknum Pesilat Yang Terlibat Pengeroyokan

JOMBANG - 6 Oknum pesilat salah satu perguruan di Jombang di tahan Satreskrim Polres Jombang, lantaran melakukan tindakan pengeroyokan kepada 3 pemuda asal desa Ketapang kuning kecamatan Ngusikan Jombang, Sabtu (28/05/2022).

Dalam keterangan pers nya kepada media Kasatreskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha mengatakan, ke 6 tersangka sudah ditahan di Mapolres Jombang terkait pengeroyokan, diantaranya 1 dewasa dan 5 anak masih pelajar di bawah umur.

Dari keenam tersangka adalah Veriansyah Rifki Pratama (18), warga Desa Kepang Kuning, Kecamatan Ngusikan, serta AQ (15), MS (15), AG (15), AP (15) yang juga remaja asal Kecamatan Ngusikan dan MM (15) remaja asal Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang.

Tersangka Very , awalnya melihat korban memakai kaos hitam atribut perguruan lain pada saat melintas di daerahnya. Dan terjadilah pengeroyokan ia merasa menyesal atas melakukan tindak pengeroyok tersebut.

“Pengeroyokan ini berlatar perguruan pencak silat, dan untuk kejadian pengeroyokannya terjadi pada Kamis sore kemarin, malam harinya kita berhasil menangkap enam orang yang sekarang sudah jadi tersangka,” terangnya.

Akibat perbuatannya, keenam tersangka dijerat polisi dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. 

“Walaupun ada yang pelakunya anak dibawah umur kita pastikan seluruhnya ditahan dan akan diproses hukum. Kita tidak mentolerir aksi pidana yang menganggu kondusifitas Jombang,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya berencana akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemkab Jombang terkait maraknya bentrok antar perguruan silat yang rata rata pelakunya pelajar dan anak dibawah umur.

"Dalam waktu dekat nanti kita akan kordinasi serta perlu tritmen khusus bagi pelajar yang ikut pencak silat. Kita tidak melarang perguruan silat karena positif dan ada cabang olahraganya, " pungkasnya.

Pewarta : Gono Dwi Santoso
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya