SUARA INDONESIA

Bangunan SDN Curah Takir Rusak, Dispendik Segera Ambil Langkah Preventif

Wildan Mukhlishah Sy - 23 July 2022 | 11:07
Peristiwa Daerah Bangunan SDN Curah Takir Rusak, Dispendik Segera Ambil Langkah Preventif

JEMBER- Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember, menanggapi informasi terkait kondisi bangunan kelas di SDN Curah Takir 3 yang mengalami kerusakan, hingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru dan siswa.

Plt Kepala Dispendik Jember Suko Winarno mengatakan, pihaknya akan segera memeriksa data usulan Dispendik Jember kepada Pemerintah Pusat via aplikasi.

"Terimakasih informasinya, beberapa langkah yang akan kami lakukan adalah cek data usulan Dispendik kepada Pemerintah Pusat via aplikasi," tulisnya melalui pesan WhatsApp kepada suaraindonesia.co.id, Kamis (21/7/2022).

Jika anggaran tersebut masih belum terusulkan ke Pemerintah Pusat, dirinya menyebut hal itu akan menjadi atensi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember.

Selanjutnya, untuk memastikan kondisi ruang kelas yang rusak, pihaknya akan melakukan peninjauan secara langsung ke SD yang berada di Kecamatan Tempurejo tersebut dalam waktu dekat.

"Saya sudah minta untuk segera ditinjau ke lapangan," lanjutnya.

Suko menegaskan, untuk ruangan atau kelas yang rusak tidak diperbolehkan untuk ditempati kegiatan belajar mengajar (KBM), karena khawatir akan membahayakan guru maupun siswa.

Pihaknya akan segera mencarikan solusi terkait ruang KBM bagi siswa yang kelasnya rusak.

"Ruang atau kelas yang rusak, tidak ditempatu KBM," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Aktivis Pendidikan PGRI Jatim Ilham Wahyudi menyoroti kondisi SDN Curahtakir 03 yang dinilai mengancam keselamatan Guru dan Siswa.

Bahkan, dengan kondisi yang ada saat ini, psikologis dan konsentrasi Siswa ketika belajar akan terganggu. Untuk itu, dirinya meminta agar Pemkab Jember dan DPRD tidak tinggal diam dengan adanya laporan tersebut.

"Yang jelas mereka ketakutan saat belahar. Segera ambil langkah preventiv," tandasnya.


Pewarta : Wildan Mukhlishah Sy
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya