SUARA INDONESIA

Saldo Tabungan Nasabah Hilang Rp 40 Juta, Begini Tanggapan BNI Tuban

Irqam - 28 July 2022 | 17:07
Peristiwa Daerah Saldo Tabungan Nasabah Hilang Rp 40 Juta, Begini Tanggapan BNI Tuban

TUBAN - Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tuban memberikan tanggapan terkait kasus hilangnya saldo tabungan milik nasabahnya bernama Dwi Ratnawati, warga Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Perempuan berusia 40 tahun ini mengaku kehilangan saldo tabungannya senilai Rp 40 juta setelah gagal melakukan transaksi di mesin ATM di SPBU Sleko Tuban, Selasa (26/7/2022).

"Kami telah mendapatkan informasi dari Sistem Deteksi Dini terkait nasabah yang kehilangan sejumlah dana setelah bertransaksi di ATM SPBU Sleko Tuban," kata Pimpinan BNI Cabang Tuban melalui keterangan tertulis yang diterima suaraindonesia.co.id, Kamis (28/7/2022).

Arief menyebut, berdasarkan pemeriksaan diduga hilangnya dana nasabah tersebut terjadi akibat pelaku Card Tripping atau modus kejahatan yang menyalahgunakan ATM. Selain itu, BNI telah menindaklanjuti laporan nasabah melalui pemblokiran Kartu Debit untuk keamanan Nasabah.

Kendati demikian, nasabah tidak perlu khawatir untuk bertransaksi di ATM serta e-channel BNI lainnya. BNI menyarankan beberapa langkah pengamanan diantaranya gunakan BNI Mobile Banking, karena didalamnya telah memiliki seluruh transaksi di mesin ATM seperti fasilitas penarikan uang tunai di mesin ATM dengan fasilitas BNI Mobile Banking tanpa kartu Debit atau BNI Mobile Tunai, sehingga potensi Card Tripping kartu Debit dapat dihindari.

Kemudian segera alihkan Kartu Debit dengan mengganti Kartu Debit Magnetic Stripe dengan Kartu Debit Chip, secara rutin mengganti PIN transaksi ATM demi mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan.

"Kami menghimbau nasabah untuk tidak memberikan nomor PIN atau Personal Identification Number Kartu Debit kepada siapapun dan menjaga kerahasiaan data diri," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nasabah BNI Cabang Tuban bernama Dwi Ratnawati asal Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, mengaku kehilangan saldo tabungannya senilai Rp 40 juta. 

Kejadian tersebut bermula, saat Dwi hendak melakukan transaksi di mesin ATM Pom Sleko tepatnya di Jalan Pahlawan, Kelurahan Kedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban pada Selasa (26/7/2022) kemarin. Namun saat Dwi mencoba memasukkan kartu ATM mengalami kendala. Kartu ATM tidak bisa masuk.

Saat itu juga tiba-tiba seorang pria menghampiri Dwi. Pria yang belum diketahui identitasnya tersebut menawarkan diri untuk membantu. Dwi pun berhasil diyakinkan agar memberikan pin ATM supaya kartunya bisa digunakan transaksi kembali 

"Saat itu memang ATM langsung masuk, tapi kayaknya ATM saya di ganti. Karena dalam layar ATM tulisan yang menyatakan kartu ATM saya tidak berfungsi padahal nomor pin yang saya masukkan sudah benar. Dan pria yang membantu sudah pergi," kata Dwi kepada awak media, Rabu (27/7/2022).

Merasa panik, saat itu juga ia melaporkan kejadian tersebut ke BNI Cabang Tuban. Dwi menyebut, dari hasil laporan tersebut BNI Cabang Tuban menyatakan saldo tabungannya masih utuh dan terlihat transaksi terakhir pada hari Minggu.

Namun dalam dua menit setelah laporan ke BNI Cabang Tuban, Dwi terkejut. Sebab, ia tiba-tiba mendapat pesan singkat SMS banking yang isinya menyebutkan ada penarikan uang dalam tabungnya senilai Rp 40 juta.

Dwi pun merasa kecewa dengan pihak BNI Cabang Tuban yang tidak langsung memblokir kartu ATM saat melapor. Kemudian, merasa tidak pernah menarik uang, ia juga melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Tuban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP M Gananta mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami kasus hilangnya saldo tabungan milik nasabah BNI Cabang Tuban senilai 40 juta 

Saat ini, sejumlah saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan, termasuk korban bernama Dwi Ratnawati.

"Kita juga mengecek CCTV di dalam mesin ATM maupun luar untuk mengetahui siapa pelakunya," pungkasnya.

Pewarta : Irqam
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya