SUARA INDONESIA
Banner

Ketua DPRD Jember: Mari Berorasi dengan Akal Sehat dan Tidak Anarkis

JEMBER - Ketua DPRD Jember, Itqon Sauqi minta masyarakat dan elemen mahasiswa Jember tidak anarkis saat melakukan orasi.

Kata Itqon, apapun tindakan kekerasan yang berujung pada pengrusakan fasilitas umum akan ada konsekwensi yang akan ditanggung oleh pelaku.

"Apapun yang namanya tindakan anarkisme, chaos atau merugikan fasilitas umum itu tidak dibenarkan dan akan ditindak secara hukum. Karena Indonesia itu negara hukum," tegas Itqon memaparkan, saat dikonfirmasi lewat sambungan selulernya, Jumat (15/10/2020).

Selain itu, lanjut Itqon, dampak dari pengrusakan yang dilakukan oleh oknum saat demo beberapa hari lalu sampai menyebabkan kaca DPRD pecah itu sangat merugikan.

"Ini gedung DPRD Jember dibangun dari uang rakyat. Kalau dirusak, yang rugi juga rakyat sendiri. Harusnya uang dibuat untuk program masyarakat, ini digunakan membenahi kantor DPRD lagi," sebutnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini berharap, aksi lanjutan nanti, agar lebih baik dan lebih mengedepankan akal sehat.

"Adik-adik mahasiswa silahkan mengemukakan pendapat karena itu dijamin Undang-undang selama itu konstruktif dan membangun," pintanya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Ombnibus Law di depan DPRD Jember ada lemparan batu hingga beberapa kaca depan pecah dan harus diganti.

"Benar, ini batunya tetap tidak kita buang. Bahkan, akses ruangan atas kita tutup takut sisa kaca yang pecah jatuh menimpa," sebut salah seorang petugas jaga berseragam lengkap sambil menunjuk ke kepalan batu.

Apa Reaksi Anda?