SUARA INDONESIA

Ciduk Geng Motor Pengeroyok Polisi, 2 di antaranya Wanita

Yuni Amalia - 16 July 2021 | 16:07
Peristiwa Nasional Ciduk Geng Motor Pengeroyok Polisi, 2 di antaranya Wanita

JAKARTA – Kepolisian akhirnya meringkus geng motor yang diduga mengeroyok anggota Polsek Cilandak, Aiptu Suwardi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, polisi telah menetapkan 3 tersangka, dimana 2 di antaranya merupakan wanita.

Tambahan orang diduga pelaku yang belakangan ditangkap yakni Muhammad Aldi Royya alias Aldi Penyok. Ia merupakan anggota geng motor yang buron. 

Tubagus Ade Hidayat, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes menerangkan, Aldi ditangkap saat berada di tempat persembunyiannya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021) malam. 

"Iya benar, ditangkap Jatanras," kata Tubagus saat dikonfirmasi suara.com –jejaring suaraindonesia.co.id, Jumat (16/7/2021).

Aiptu Suwardi dikeroyok oleh sekelompok remaja saat hendak membubarkan rombongan balap liar di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/7) malam.

Kombes Azis Andriansyah, Kapolres Metro Jakarta Selatan menuturkan, peristiwa itu bermula saat korban menerima informasi adanya balap liar di kawasan Cilandak.

Aiptu Suwardi yang sedang bertugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Setibanya di lokasi, Aiptu Suwardi mengimbau para pemuda itu untuk bubar mengingat tengah dalam masa PPKM Darurat Covid-19.

Akan tetapi, imbauan Suwardi dibalas perlawanan para muda-mudi di lokasi. Bahkan, para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Korban atas nama Aiptu Suwardi," jelas Azis kepada sejumlah wartawan, Sabtu (10/7/2021).

Tak berselang lama, tiga tersangka pelaku pengeroyokan tertangkap. Dua di antaranya merupakan seorang wanita. Mereka yakni Michael (26), Gabriela (24), Anastasia (21).

"Ada 3 orang ditetapkan sebagai tersangka, 5 orang berstatus saksi, dan 1 DPO. Kemudian 3 tersangka yakni Michael 26 tahun, Gabriela 24 tahun, Anastasia 21 tahun. Profesinya ada yang pelajar, freelance, dan juru masak," bebernya. (amj)

Pewarta : Yuni Amalia
Editor : Deni Ahmad Wijaya

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya