SUARA INDONESIA

Kawanan Macan Teror Warga Panjalu Ciamis, Hewan Ternak Jadi Sasaran

Tony Zanuary - 16 November 2021 | 20:11
Peristiwa Nasional Kawanan Macan Teror Warga Panjalu Ciamis, Hewan Ternak Jadi Sasaran

CIAMIS - Masyarakat Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dibuat resah dengan kemunculan diduga kawanan Macan yang telah meneror hewan ternak milik warga.

Dalam beberapa kurun waktu ini, hewan ternak domba dan kambing milik warga dilaporkan telah diserang oleh kawanan macan yang diketahui berasal dari kawasan Gunung Sawal.

Kepala Desa Sandingtaman, Ili Irfan Nawawi mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait penyerangan hewan ternak milik warga oleh macan yang turun dari Gunung Sawal," ujarnya, Selasa (16/11/2021).

"Jadi memang masyarakat sudah sangat resah, pasalnya hewan kambing dan domba miliknya mati dengan cara mengenaskan," ujarnya.

Menurut Ili, domba dan kambing warga yang diserang itu kebanyakan tersisa bagian tubuhnya, namun sebagian ada yang dicakar, dan hilang dimakan macan.

"Macan turun gunung itu biasa terjadi saat tengah malam, makanya ketika dipagi hari hendak memberi pakan, pemilik ternak kaget ketika melihat kondisi kambingnya sudah mati mengenaskan.

Ili menjelaskan bahwa jarak pemukiman warga dengan kaki gunung sawal mempunyai jarak sekitar 300 meter, maka tak heran jika macan itu mudah turun dari gunung.

"Adanya fenomena macan turun gunung tersebut, Ili menduga macan tersebut kelaparan akibat kekurangan makanan, patut diduga ekosistem di gunung sawal sedang tidak baik," ungkapnya.

Ili juga mengaku bahwa dengan adanya kasus macan serang ternak warga, pihaknya telah melaporkanya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah III Ciamis.

"Mendapat laporan dari warga kami langsung melaporkannya ke BKSDA Ciamis, oleh karena itu kami berharap ada upaya tindak lanjut dari BKSDA Ciamis, karena jika dibiarkan dikhawatirkan bisa menyerang ke manusia," tegasnya.

Sementara Kepala Dusun Nanggela, Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Tatang Saprudin mengaku bahwa peristiwa macan menyerang hewan ternak milik warga itu terjadi pada (11/11/2021).

"Totalnya ada 9 ekor domba dan kambing milik warga yang  dilaporkan hilang, sebagian mati mengenaskan dan sebagian lagi dimakan," ujarnya.

Tatang mengaku khawatir jika macan diduga jenis kumbang itu nantinya menyerang ke orang, oleh sebab itu warga meminta solusinya dari pihak terkait.

"Pada dasarnya warga masyarakat tidak menuntut ganti rugi dengan adanya peristiwa itu, namun kami meminta pihak BKSDA ciamis untuk menangkap dan mengembalikan lagi hewan buas itu ke alamnya," ungkapnya.

Pewarta : Tony Zanuary
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV