SUARA INDONESIA

Sering Digoda Remaja, Perempuan Berparas Cantik Ini Ternyata Seorang Polisi

Achmad Junaidi - 22 April 2021 | 15:04
TNI/Polri Sering Digoda Remaja, Perempuan Berparas Cantik Ini Ternyata Seorang Polisi

TUBAN – Salah seorang Polisi Wanita (Polwan) yang tidak asing lagi di Polres Tuban. Polwan itu bernama Rosita Putri Anggraeni atau biasa dipanggil Rosi.

Polwan berparas cantik dan anggun ini ternyata seorang polisi intel dan jago menjadi pembawa acara. Kamis, (22/04/2021).

Briptu Rosita Putri Anggraeni lahir di Tuban 8 Januari 1996 asli dari Jatirogo Tuban. Rosi kini menjabat sebagai Ba Satintelkam Polres Tuban jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban. 

Pendidikan Briptu Rosita Putri Anggraeni 

Rosi dari kecil tinggal di Jatirogo Tuban dan menempuh pendidikan di Jatirogo dari SD hingga SMP, saat menginjak usia remaja ketika menduduki kelas SMA, Rosi sudah pindah ke Tuban. Rosi alumni dari SMA Negeri 1 Tuban. Selain itu, Rosi juga alumni Universitas Sunan Bonang Tuban mengambil jurusan ilmu hukum.

Mengulik Kisah Rosi Sebelum Menjadi Polwan di Polres Tuban

Briptu Rosi mengungkapkan sejak dirinya kecil hingga SMA kedua orang tuanya selalu menekankan untuk sekolah dan belajar yang pintar, biar bisa masuk perguruan tinggi. Namun pada saat Rosi lulus dari SMA, Rosi langsung mendaftarkan sebagai Polisi. Menurutnya pada tahun 2014 penerimaan anggota Polri kuota sangat banyak. 

“Yaudah waktu itu coba ikut daftar, padahal belum ikut tes SNMPTN di perguruan tinggi, tapi udah nekat aja daftar Polisi,” ungkap Briptu Rosita kepada suaraindonesia.co.id saat ditemui diruang kerjanya.

Rosi Saat Mendaftarkan Sebagai Polisi
Alumni Paskibraka Tuban ini juga menceritakan pada tahun 2014 ketika dirinya mendaftarkan sebagai Polisi dan mengikuti tes di Polda Jawa Timur.

“Waktu itu karena banyak pesertanya, proses penilaian juga lama, kita nunggu pengumuman itu sampai pukul 03.00 pagi. Jadi dari pagi sampai pagi lagi, tidur di Polda diteras teras gitu karena nungguin pengumuman, dan ditambah berhari-hari, perjuangan banget lah” ucapnya.

Namun waktu itu Rosi terbilang santai, jika dirinya tidak masuk di Kepolisian dirinya akan mendaftar sebagai CPNS, namun Rosi beruntung ternyata dirinya lolos menjadi Polisi.

Briptu Rosi Setelah Lolos Sebagai Polisi Wanita

Sebelum Rosi bertugas menjadi Polisi. Rosi harus menjalankan pendidikan selama 7 (tujuh) bulan di Porong Sidoarjo. “Waktu itu ada program bahwa satu Polsek satu Polwan, maka dari itu kuota Polwan cukup banyak sebesar 7000. Program tersebut untuk Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA), setelah pendidikan saya ditugaskan di Polsek Kota Tuban,” imbuhnya.

Masih kata Rosi, ketika masa pendidikan di Porong setiap olahraga lari-lari masih tercium aroma bau lumpur lapindo. “Pas lari siang-siang itu aja masih terasa baunya,” imbuh dia.

Cerita Rosi dari Polisi Berseragam

Hingga Menjadi Polisi Tidak Berseragam
Rosi saat ditugaskan di Polsek Kota Tuban hanya sekitar 8 (delapan) bulan dan pindah ke Polres Tuban bagian Bimbingan Masyarakat (Polisi Binmas) selama hampir 3 (tiga) sampai 4 (empat) tahun. Lalu setelahnya tahun 2018 Rosi dipindah tugaskan di Ba Satintelkam dan sudah dijalani sampai saat ini.

“Dari polisi berseragam hingga menjadi polisi tidak berseragam,” jelas Rosi.

Menurut Rosi polisi intel adalah polisi tidak berseragam, peran intel sangat penting namun tidak terlihat. Rosi memberikan contoh ketika ada demo aksi, maka disitu yang terlihat biasanya Polisi Lantas untuk mengatur lalu lintas, lalu ada polisi ketertiban masyarakat, namun siapa sangka ternyata disitu ada intel. 

“Jadi perannya dia disitu mendamaikan, ini kenapa sih kok bisa demo gitu. Kira - kira nanti situasi ini memburuk tidak?, jadi kayak menciptakan kondisi yang baik, tapi dia tidak terlihat gitu,” terang Rosi.

Polwan cantik itu juga sebelum masuk di Polisi Intel diberikan pilihan untuk masuk di sosial budaya, keamanan Negara atau pelayanan. Rosi akhirnya memilih dibidang pelayanan. 

“Saya ada di pelayanan pembuatan SKCK. Enak sih kita lebih santai kalau tidak pakai seragam gini” kata Rosi. 

Hobi Rosi dan Kebanggaan Dia Menjadi Polisi

Selain jago dibidang olahraga Voli, ternyata Rosi juga jago menjadi pembawa acara atau Master Of Ceremony (MC). Sebelum menjadi Polisi tidak berseragam, Rosi sering menjadi pembawa acara Halo Polisi yang disiarkan di radio untuk memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.

“Sampai saat ini masih enjoy sebagai polisi intel. Terlebih ditempatkan di pelayanan, ketika kita berangkat dengan kondisi tidak enak, kita harus tetap baik memberikan pelayanan kepada masyarakat dan sabar, kita dilatih seperti itu. Namun bisa jadi suatu saat aku juga mau coba belajar dibidang lain,” tambahnhya. 

Selain itu, Rosi juga bangga ketika sudah menjadi Polisi, saat dirinya dihormati oleh banyak masyarakat.

“Dulu kita ngomong ke orang aja kita dihiraukan, tapi setelah jadi polisi saya sering masuk-masuk di sekolah gitu kita ngomong didengarkan, saat ikut gatur dijalan tangan kita stop mobil saja berhenti,” terang dia saat memperagakan gatur dijalan.

Karena Cantik, Sering Digoda Remaja dan Para Siswa

Polisi intel yang berparas cantik ini ternyata sering mendapatkan catcalling yaitu pelecehan dijalan, namun Rosi menganggap hal itu sangat wajar.

“Ya digodain biasa sih pas dijalan gitu, halo ibu halo bu polisi sambil lirik-lirik gitu. Apalagi kalau pas lagi gatur di sekolah-sekolah, siswa yang laki-laki itu juga sering godain tapi ya wajarlah mereka usia segitu hanya bercanda,” kata Rosi.

Saat disinggung ditempat kerja, apakah Rosi juga mengalami hal yang sama, menurut dia di Kepolisian karena polisi wanita minoritas, mereka dianggap seperti anaknya.

“Ya karena disini cewek sedikit ya, aku sih biasanya karena dianggap kayak anak sendiri. Kalau sampai genit gitu gak pernah,” tuturnya.

Menikah Dengan Rekannya Sendiri

Wanita itu kini baru menikah pada bulan januari tahun 2021 bersama rekan kerjanya di Polres Tuban. Suaminya Rosi anggota Sabhara Polres Tuban, keduanya kini tinggal bersama di Jalan Alfalah Tuban. Untuk lebih tahu Polwan cantik ini kalian bisa follow akun instagramnya Rosiputria.

“Iya bulan lalu sudah menikah sama orang sini juga sama-sama Polisi,” tutupnya. (Diah/Nang). 

Pewarta : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya