Fenomena Jual Beli Daging Hewan Kurban di Gresik Marak
Praktik jual beli daging hewan kurban di Jalan K.H Hasyim Ashari, Kali Tutup, Kelurahan Kroman, Kacamatan Gresik (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, GRESIK – Fenomena jual beli daging sapi dan kambing dadakan usai penyembelihan hewan kurban setiap Iduladha di Kabupaten Gresik, Jawa Timur kian meningkat.

Jika tahun-tahun sebelumnya, pedagang daging dadakan ini hanya melakukan transaksi jual beli secara offline, kini jual beli daging kurban yang diterima warga dari masjid-masjid maupun musala tersebut bahkan merambah platform media sosial.

Usai pembagian daging hewan kurban pada puncak peringatan hari raya Iduladha 1447 H. Tidak sedikit warga yang datang ke tempat penjualan daging kurban, sebagian warga bahkan membuat postingan jual beli daging di media sosial (Medsos).

Daging hasil distribusi hewan kurban itu pun dijual dengan harga miring jauh dari harga daging di pasar. Tak heran jika para pembeli cukup antusias, karena mereka bisa mendapatkan daging dengan harga murah, bahkan bisa separuh harga pasar.

Salah satu lokasi yang dijadikan tempat jual beli daging kurban adalah di Jalan K.H Hasyim Ashari, Kali Tutup, Kelurahan Kroman, Kacamatan Gresik. Berbagai jenis potongan daging kurban dijual, mulai kepala kambing, kaki kambing sampai kerangka iga kambing. Selain itu juga, kepala sapi, kaki sapi dan tulang iga sapi.

Daging kurban sapi dan kambing itu dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 25.000 untuk tulang kaki sapi dan kambing. Sedangkan untuk daging sapi dan kambing dijual mulai Rp 50.000 per kilogram sampai Rp 65.000 per kilogram.

"Hasil dari tukang potong daging di Masjid dan Musola. Lumayan dijual murah, sebab dimakan dan disimpan sendiri juga tidak habis," kata seorang pedagang daging dan tulang hewan kurban yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu (29/05/2026).

Salah satu pembeli bernama Luluk, warga asal Manyar mengatakan bahwa harga daging tergolong murah dibanding harga daging sapi di pasar Gresik yang masih menyentuh sekitar Rp 100.000 perkilogram. Rencananya, daging kurban baik sapi maupun kambing yang ia dapat akan dimasak bersama teman-teman.

"Harganya murah dan bisa digunakan untuk masak bersama teman-teman," kata Luluk, saat berburu daging dan tulang hewan kurban.

Ungkapan serupa juga disampaikan Ayu, perempuan asal Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu mengaku daging kurban yang dijual di Kalitutup ini masih terbilang murah, sehingga ikut membeli untuk stok di rumah.

"Daging sapi dan kambing hasil kurban ini murah. Sehingga, ikut membeli untuk stok di rumah," pungkasnya.