SUARA INDONESIA

Mendekati Libur Nataru, Okupansi Hotel di Aston Banyuwangi Capai 91 Persen

Muhammad Nurul Yaqin - 22 December 2020 | 12:12 - Dibaca 2.21k kali
Ekbis Mendekati Libur Nataru, Okupansi Hotel di Aston Banyuwangi Capai 91 Persen
Hotel Aston Banyuwangi menerapkan protokol kesehatan secara ketat, karyawan juga sangat ramah dalam menyambut dan menyapa pengunjung, Selasa (22/12/2020). (Foto: Suaraindonesia).

BANYUWANGI- Masa pendemi Covid-19 dapat dikatakan tidak mempengaruhi tingkat okupansi di Hotel Aston Banyuwangi, Jawa Timur, mendekati libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Director of Sales Hotel Aston Banyuwangi, Yeti Mawikere mengatakan, hingga Selasa (12/12/2020) tingkat okupansi di hotel tersebut sudah mencapai 91 persen.

"Untuk tingkat hunian kamar di Aston Banyuwangi sendiri di hari natal sudah ada di 91 persen okupansi. Dan itu akan terus berlanjut sampai di acara new year," ucap Yeti, saat dikonfirmasi.

Kata dia, dari 123 kamar hotel yang ada di Aston Banyuwangi, sudah terbooking kurang lebih 110 kamar.

Yeti juga menyampaikan perbandingan tingkat okupansi jelang Nataru di tahun sebelumnya. Di tanggal yang sama jelang Natal dan Tahun Baru 2019, tingkat penghuni kamar hotel juga mencapai 90 persen.

"Tahun lalu sama kondisinya, untuk di Aston Banyuwangi tingkat okupansi untuk hari ini (di tanggal yang sama) sudah di 90 persen, ini di tahun lalu dan tahun inipun sama," terangnya.

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya tetap optimis, mendekati malam pergantian tahun seluruh kamar penginapan di Hotel Aston Banyuwangi sudah bisa full booked.

"Kami tetap optimis, Insyaallah bisa 100 persen sampai di new year," harapnya.

Yeti menambahkan, Hotel Aston Banyuwangi juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tamu diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Serta, sebelum memasuki hotel, tamu wajib dicek suhu tubuhnya.

Belum lama ini Aston Banyuwangi ini berhasil meraih Sertifikat CHSE (Clean, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Sertifikat itu diberikan Kemenparekraf karena Aston Banyuwangi dinilai sebagai hotel yang menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dan telah memenuhi standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, serta lingkungan hidup bidang perhotelan di tengah pandemi Covid-19.

Jadi, kata Yeti, soal protokol kesehatan yang diterapkan di Hotel Aston Banyuwangi sudah sangat terjamin, demi keselamatan pengunjung agar terhindar dari virus Covid-19.

"Karena kami tidak lupa untuk selalu mengikuti protokol Covid-19 sesuai standar yang sudah diberikan oleh pemerintah untuk Hotel Aston sendiri maupun hotel-hotel yang lain," tandasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV